diesel-beetle-2.jpg

Volkswagen Pernah Menyematkan Mesin Diesel Pada Beetle

Rabu, 15 Januari 2020 10:00 | Aldi Prihaditama

OTONEWS - Volkswagen (VW) Beetle atau di Indonesia lebih akrab disebut VW Kodok, memang telah mengakhiri perjalanan produksinya setelah 70 tahun. Namun, sepertinya masih banyak sejarah atau cerita mengenai VW Beetle yang belum dikenal secara luas. Mulai dari jenis bodi, tipe mesin, versi peralihan era, maupun varian khusus bagi negara tertentu.

Secara fisik, VW Beetle bermesin diesel tak berbeda dengan yang bermesin bensin.

Mungkin saja tak banyak orang mengetahuinya, bahwa VW dengan bantuan Porsche, pernah membuat prototipe mesin diesel di tahun 1951. Konfigurasinya tetap seperti mesin bensin VW pada umumnya, yakni boxer 4 silinder. Mesin ini dinamakan sebagai Project 508. Saat itu, hanya dua unit mesin diesel yang dibuat, satu untuk dipasang pada VW Beetle dan yang lainnya disematkan pada VW Type 2 (T1).

Dokumen asli mesin diesel Project 508 rancangan Porsche.

Ide berawal dari begitu murahnya harga bahan bakar diesel di tahun 1951, selain itu era perang Korea juga berpengaruh terhadap suplai dan harga bahan bakar bensin. Heinz Nordhoff, selaku pimpinan perusahaan VW saat itu, mengunjungi Amerika Serikat untuk melakukan studi pasar ekspor. Sekembalinya dari negara Paman Sam, ia memahami bahwa tidak ada konsumen Amerika Serikat yang mau membeli mobil yang memiliki getaran hebat saat stasioner dan mesinnya hanya memproduksi tenaga yang minim.

Para engineer VW saat itu seringkali membuat heran petugas stasiun pengisian bahan bakar.

Akhirnya Project 508 pun bernasib serupa dengan sejumlah proyek dan desain Porsche untuk VW lainnya, yakni menjadi bagian dari sejarah pengembangan saja. Sebelum akhirnya kedua mesin Project 508 tersebut dihancurkan, VW Beetle dan VW T1 bermesin diesel sempat menjadi kendaraan yang selalu digunakan untuk keperluan dan aktivitas pengembangan teknis. Para engineer VW saat itu seringkali membuat heran petugas stasiun pengisian bahan bakar, karena mengisi tangki bahan bakar dengan bahan bakar diesel.

Porsche merekonstruksi ulang mesin diesel Project 508 ini.

Beberapa tahun silam, menjelang Porsche AG merayakan peringatan setengah abad perusahaannya, mereka ingin melakukan rekonstruksi mesin diesel Project 508 tersebut. Arsip dan dokumen mengenai Project 508 pun ditelusuri, tak ketinggalan segala informasi langsung dari pada engineer yang terlibat dalam proyek tersebut.

Proses start cukup memakan waktu, karena masih menggunakan sistem indirect injection.

Pihak VW dan Bosch pun turut membantu dalam kegiatan ini. Pompa injeksi bahan bakar diesel berhasil ditemukan oleh Bosch dari koleksi museumnya, sedangkan Mahle mencetak ulang piston kompresi tinggi. Porsche menggunakan crankcase tiga bagian milik Porsche 356 1300 dengan komponen internal yang kuat. Selanjutnya sepasang cylinder head beserta isinya dan sejumlah komponen seal pun harus dibuat ulang.

[Baca Juga: VW Beetle Tak Diproduksi Lagi, Video Perpisahannya Bikin Mewek]

Menurut Porsche, mesin diesel Project 508 berkapasitas 1,3 liter ini awalnya memiliki tenaga sebesar 23 hp pada putaran 3.100 rpm. Namun setelah dioptimalkan, tenaganya sedikit melonjak hingga 25 hp pada putaran 3.300 rpm. Memang output tersebut di bawah mesin bensin VW Beetle, apalagi akselerasinya pun sangat luar biasa lambat, prestasi 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam tempo 60 detik. Urusan top speed, kemungkinan besar dapat mencapai 105 km/jam, jika tanpa hambatan angin signifikan dari arah depan kendaraan.