unimog-chile-2.jpg

Unimog U 5023 Pecahkan Rekor Ketinggian di Pegunungan Ekstrim Chile

Rabu, 29 Januari 2020 20:00 | Aldi Prihaditama

OTONEWS - Selama 70 tahun, Unimog telah menjadi kendaraan yang dipilih untuk mendukung perjalanan ekspedisi dalam berbagai cuaca dan medan di dunia. Kali ini, tim ekspedisi yang terdiri dari 10 orang dan dipimpin oleh Matthias Jeschke, berhasil mendaki gunung berapi tertinggi di dunia, Ojos de Salado di Chile, bersama dua unit Unimog U 5023.

Unimog telah menjadi kendaraan yang dipilih untuk mendukung perjalanan ekspedisi dalam berbagai cuaca dan medan di dunia.

Tugas dari tim ekspedisi ini ialah menginstalasi empat unit radio darurat pada sejumlah titik base camp di wilayah gunung berapi Ojos de Salado. Dalam keadaan darurat, masing-masing dari empat radio tersebut dapat digunakan sebagai koneksi komunikasi, baik untuk para peneliti maupun bagi pendaki gunung.

Sepasang Unimog ini berhasil menaklukkan rute ekstrim yang curam dan terjal.

Gunung Ojos de Salado mempunyai ketinggian 6.893 meter dan saat ini menjadi gunung berapi aktif tertinggi di dunia. Gunung ini menjadi bagian dari gurun Atacama, yang sering disebut sebagai salah satu lokasi paling kering di permukaan bumi, serta menjadi bagian dari jalur Cincin Api Pasifik.

[Baca Juga: Mercedes-Benz Marco Polo, ‘Rumah Pintar’ yang Siap Diajak Berpetualang]

Setelah tim ekspedisi sukses mencapai base camp Amistad di ketinggian 6.100 meter bersama dua unit Unimog U 5023, mereka menyelesaikan semua instalasi radio darurat. Tak sampai di situ saja, tim melanjutkan pendakian bersama Unimog untuk menciptakan rekor baru. Salah satu Unimog berhasil mendaki permukaan pegunungan hingga 6.694 meter, yang mana tidak pernah ada satu kendaraan roda empat apapun yang pernah menempuh perjalanan hingga ketinggian tersebut.

Salah satu Unimog U 5023 berhasil mendaki permukaan pegunungan hingga 6.694 meter.

Ekspedisi ini didukung oleh Mercedes-Benz Special Trucks yang menyediakan dua unit Unimog U 5023 generasi terbaru, untuk mengangkut seluruh anggota tim beserta perlengkapan di medan sulit. Guna menjamin kendaraan tetap dapat menjelajah medan pegunungan dan mendaki di medan terjal, maka sepasang Unimog tersebut dilengkapi dengan ban spesial, perangkat winch yang kuat, tak ketinggalan bodi rancangan khusus dengan fitur variable centre of gravity balancing yang dibuat oleh AS Söder dan para engineer dari tim pengembangan truk Unimog.

Untuk ekspedisi di Chile, Unimog U 5023 ini dilengkapi dengan perangkat khusus untuk menghadapi medan berat.

Dengan pencapaian ini, Matthias Jeschke, yang juga pemilik dari perusahaan Extrem Events, bersama timnya kembali memecahkan rekor mereka sendiri di tahun 2014, ketika menggunakan Mercedes-Benz Zetros. “Sepasang Unimog ini berhasil menaklukkan rute ekstrim yang curam dan terjal, berkat kombinasi terbaik antara teknologi andal yang diaplikasikan. Hingga kini belum pernah ada kendaraan yang mampu menandingi pencapaian yang kami lakukan di gunung Ojos de Salado ini,” ujarnya.