Torsi Mesin Mobil.jpg

Torsi

Selasa, 25 Juni 2019 10:00 | Galih Pratama

Torsi adalah gaya dorong yang dihasilkan oleh mesin. Torsi berkaitan erat dengan akselerasi. Sedangkan tenaga dihasilkan dari torsi putaran dikalikan putaran mesin. Semakin cepat putaran mesin akan semakin besar tenaga yang dihasilkan.

Tenaga yang dimaksud dalam hal ini adalah tenaga akumulatif. Sebab, ada beberapa hal yang mempengaruhi tenaga, seperti putaran roda, transmisi, bobot bodi, dan mesin. Hasil akhirnya akan dikelola menjadi torsi.

[Baca Juga: Camshaft]

Torsi menghasilkan tenaga yang mempengaruhi kemampuan akselerasi. Jika Anda pernah mendengar istilah momen puntir, maka hal itu terkait dengan torsi. Momen puntir sendiri adalah pemuntiran batang oleh kopel-kopel di sumbu longitudinal.

Torsi dapat dinaik-turunkan kecepatannya melalui gearbox. Untuk besaran tenaga yang dihasilkan dipengaruhi oleh gigi rasio atau gigi persneling.

Torsi yang bekerja mengelola tenaga mesin, dirasakan saat berkendara ditandai dengan tubuh terdorong mundur ke sandaran kursi ketika pedal gas diinjak. Tekanan itu akan terasa selagi gas diinjak hingga maksimal.

Untuk melihat kinerja torsi, Anda bisa melihat atau memantau indikator rpm di dasbor mobil. Semakin cepat torsi menghasilkan tenaga, maka jarum akan semakin naik. Tetapi ada saatnya jarum lambat bergerak pada kecepatan tertentu.

[Baca Juga: Mesin Rotary]

Hal tersebut menjadi pertanda torsi akan mencapai batas maksimum. Tanda lain dari batas maksimum torsi adalah suara mesin mobil seperti mengejan. Terkait dengan satuan, untuk torsi adalah Newton (Nm) atau Kgm. Misalnya 18 Nm pada 5.600 rpm.

Sumber : momobil.id, otomotif.bisnis.com

Artikel Lainnya

/media/images/Ground-Clearance.original.jpg

Ground Clearance

/media/images/Ilustrasi_mesin_VVT-i.original.jpg

VVT-i

/media/images/Ilustrasi_Fog_Lamp_Mobil.original.jpg

Fog Lamp

/media/images/Mobil_Crossover.original.jpg

Crossover