Mesin Renault 4.jpg

Tips Menjaga Performa Mesin Mobil Klasik

Rabu, 6 November 2019 16:00 | Galih Pratama

OTOTIPS – Merawat mobil tua atau klasik memang punya tantangan tersendiri bagi pemiliknya. Semakin usia sebuah mobil, perlakuannya pun akan berbeda. Terlebih, biasanya mobil klasik merupakan sebuah mobil koleksi yang jarang digunakan untuk rutinitas harian. Oleh karenanya, diperlukan perawatan khusus agar mobil klasik kesayangan dapat terjaga performanya.

Tedy Wahyu Purnama, salah satu kolektor mobil klasik Renault mengatakan, merawat mobil klasik tentunya berbeda dengan mobil lansiran tahun muda. Diakuinya, memang butuh perawatan yang cukup ekstra untuk memperhatikan setiap komponen pada mobil klasik.

“Memiliki mobil tua ibarat istri kedua, perhatiannya pun harus khusus dan tentunya ekstra. Kalau tidak dimandikan atau dipoles saja, kita bakal merasa risih,” ujar Tedy saat ditemui di acara Saturday French Automobile Meet Up beberapa waktu lalu.

[Baca Juga: Melongok Koleksi Mobil Klasik Ciamik Uya Kuya]

Menurutnya, hal pertama yang harus diperhatikan dalam merawat atau menjaga performa mesin mobil tua adalah rutin mengganti oli mesin. Sama seperti mobil lansiran baru, mobil klasik yang jarang digunakan juga tetap harus rutin diganti oli mesinnya.

“Kalau mobil baru kan bisa kita lihat dari kilometernya saat ingin ganti oli. Kalau mobil tua, feeling kita harus kuat saat ingin mengganti oli. Biasanya, kalau mobil mesin suaranya kurang enak, saya langsung ganti oli mesin,” ujar pemilik mobil klasik Renault 4 ini.

Mengganti oli juga harus dilakukan ketika ingin mengajak mobil klasik pergi ke luar kota atau touring. Menurut Tedy, sebelum berangkat disarankan terlebih dahulu mengganti oli mesin. “Misalnya kalau mau touring, ganti oli dulu. Saya rasakan betul manfaatnya, saat mau ke Bandung pakai Renault 4, saya ganti oli, dan syukurnya tak ada masalah selama perjalanan,” akunya.

[Baca Juga: Awas, Jangan Salah Pilih Oli Mesin Mobil]

Setelah oli mesin, hal kedua yang perlu diperhatikan pada mobil klasik, yakni perawatan tune up. Untuk perawatan ini, sebenarnya tak harus dilakukan secara rutin. Namun, ketika merasakan tarikan mesin mobil mulai kurang maksimal, ada baiknya dilakukan tune up dengan membersihkan karburator.

“Sebenarnya feeling juga. Kalau tarikan kurang enak, saya tune up karborator. Untungnya mobil tua itu rata-rata pakai karburator, ini mudah bersihinnya. Saya biasanya bersihkan di rumah sendiri. Pastinya, pemilik mobil klasik lainnya pun sama,” ujarnya.

Terakhir, menurut Teddy, pemilik mobil klasik dituntut untuk rajin memanaskan mesin mobil. Cara ini bertujuan menjaga komponen-komponen di dalam mesin agar bekerja maksimal. Sedangkan intensitas untuk memanaskan mesin mobilnya sendiri bisa dilakukan dua hari sekali.

“Semakin kendaraan tersebut sering digunakan atau dipanaskan, usia mesin kendaraan akan semakin panjang. Saya sering panasin dan bawa ke pasar atau muter-muter komplek. Panasin mesin ini penting, buat jaga performa mesin,” tutupnya.

Artikel Lainnya

/media/images/Teknik-Pengereman-Musim-Hujan.original.jpg

Teknik Pengereman yang Benar Saat Kondisi Hujan

/media/images/Tips-Merawat-Mobil-di-Musim-Hujan.original.jpg

Tips Merawat Mobil di Musim Hujan

/media/images/Pengemudi-Wanita.original.jpg

Tips Berkendara Aman Untuk Wanita

/media/images/Kode-Oli-Mesin.original.jpg

Memahami Arti Kode pada Oli Mesin Mobil