Timing Belt.jpg

Timing Belt

Kamis, 31 Januari 2019 14:00 | Inggil Yustiar

Pengertian

pengertian timing belt.jpg

Timing belt merupakan salah satu komponen vital pada mesin mobil. Bentuk dari timing belt sendiri, berupa sabuk karet yang kuat, dan bergerigi Timing belt digunakan untuk memutar poros chamsaft yang dihubungkan melalui sprocket camshaft dan crankshaft. Timing belt sendiri berfungsi untuk mengatur ritme buka tutup katup, agar tidak saling bertabrakan. Jika terjadinya kerusakan atau putus pada komponen tersebut, maka dapat menyebabkan kerusakan pada mesin mobil.

[Baca Juga: Engine Control Unit]

Akibat Timing Belt Putus

Pada saat mesin sedang bekerja bersamaan dengan pembakaran yang bekerja cepat, lalu timing belt putus, maka proses buka tutup klep juga akan bekerja sangat cepat. Dengan begitu, piston pembakaran akan menabrak klep yang sedang terbuka tersebut. Sehingga klep dan kepala piston yang saling beradu akan hancur dan membuat mobil mati total.

Timing belt putus.jpg

Timing belt mempunyai umur pakai selama 40.000-60.000 km. Letak dari komponen ini tertutup, sehingga tidak dapat dilihat secara kasat mata. Bahkan tidak bisa dilihat pula ciri-ciri yang menandakan apakah timing belt sudah harus diganti atau belum. Berbeda dengan fan belt yang dapat dilihat dengan mudah, cara mengingat timing belt sendiri hanya mengandalkan record atau catatan tangan.

Tanda-tanda Timing Belt Harus Diganti

tanda-tanda timing belt diganti.jpg

Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan ketika di jalan seperti macet hingga mati total pada mobil, kenali ciri-ciri timing belt mobil yang harus diganti. Berikut, beberapa tanda timing belt mobil sudah harus diganti:

  1. Gerigi pada timing belt sudah aus dan ada yang hilang
  2. Terlihat tipis
  3. Timing belt sudah kendur
  4. Karet timing belt terasa mudah robek saat dipegang
  5. Terlihat retakan pada permukaan belakang karet

Referensi:

Mobilupdate.net

Bengkel bos.co.id