Mengisi Bensin.jpg

Ternyata Isi Bensin Full Tank Tak Disarankan, Ini Penjelasannya

Selasa, 8 Oktober 2019 15:00 | Galih Pratama

OTOTIPS – Mobil combustion engine tentu membutuhkan asupan bahan bakar minyak (BBM) agar bisa bekerja maksimal. Pemilik mobil pun dituntut selalu menjaga ketersiadaan bensin dalam tangki kendaaraan. Jangan sampai kendaraan Anda mogok akibat kehabisan bensin.

Untuk menyiasati kehabisan bensin, kadang kita temui banyak pemilik kendaraan yang mengisi bensin kendaraannya hingga full tank, bahkan luber. Tujuannya memang baik agar aman di jalan tanpa harus memikirkan habis bensin saat berkendara. Namun, mulai sekarang ada baiknya kebiasaan mengisi bensin hingga full tank harus dipikir-pikir lagi, kenapa?

Melansir daihatsu.co.id,Selasa (8/10/2019), ternyata mengisi bensin hingga penuh mencapai bibir lubang pengisian itu sama bahayanya dengan mengendarai mobil atau motor dalam kondisi tangki bensin kosong. Para pemilik kendaraan harus menyadari bahwa tangki kendaraan butuh ruang udara. Ruang tersebut bertujuan agar bahan bakar tidak mengendap. Jadi, lebih baik mengisi bahan bakar kendaraan hingga bunyi ‘plop’ pertama dari mesin SPBU. Bunyi tersebut menandakan bahwa tangki hampir penuh.

[Baca Juga: Trik Mengendarai Mobil Matik Agar Irit Bensin]

Selain itu, tanki bahan bakar juga membutuhkan ruang agar bisa mengembang. Oleh karenanya, setiap tangki bahan bakar kendaraan selalu dilengkapi dengan lubang hawa. Lubang ini berfungsi mengurangi tekanan yang dihasilkan bahan bakar saat ada di dalam tangki.

Apabila seluruh tangki dipenuhi dengan bahan bakar, maka secara otomatis gas yang dihasilkan oleh bahan bakar akan keluar dari tangki melalui selang. Ini tentunya akan membuat bahan bakar terbuang percuma.

Aturan Mengisi Bahan Bakar

Pertama, kenali lubang pengisian bahan bakar kendaraan Anda. Ini sering terjadi pada pengendara mobil, karena biasanya pengendara tak ingat di mana posisi lubang pengisian bahan bakar kendaraan.

Untuk mengetahuinya cukup mudah. Lihat indikator volume bahan bakar di tangki ada gambar mesin SPBU yang salah satu sisinya terdapat tanda panah berbentuk segitiga. Apabila arah panahnya menunjuk ke kanan, berarti lubang pengisian tangki bensin mobil berada di sebelah kanan. Begitu pun sebaliknya.

[Baca Juga: 5 Penyebab Lampu Indikator Check Engine Menyala]

Lalu, buka penutup lubang tangki bahan bajar, Posisi tuas umumunya berada di pinggir lantai mobil atau dasbor bagian kanan bawah. Lalu, buka penutup tangki yang berada di dalam dan isi bahan bakar kendaraan.

Apabila sudah selesai, tutup kembali tangki bahan bakar kendaraan. Pastikan tangki sudah tertutup dengan baik dan penutup luar juga sudah terkunci dengan sempurna.

Dari penjelasan di atas, ternyata mengisi bahan bakar bukan sekadar hanya mengucurkannya ke tangki. Jumlah bahan bakar yang akan dimasukkan ke dalam tangki mobil juga harus menjadi perhatian.

Artikel Lainnya

/media/images/Ban-Mobil.original.jpg

Pilih Mana, Ban Radial atau Bias?

/media/images/Kampas-Rem-Mobil.original.jpg

Tanda-tanda Kampas Rem Mobil Aus

/media/images/Oli-Transmisi-Matik.original.jpg

Cara Tepat Menguras Oli Transmisi Mobil Matik