Selain Menjadi Penyelamat, Airbag Juga Bisa Sebabkan Kematian.jpg

Ternyata, Airbag Juga Bisa Sebabkan Kematian

Senin, 28 Januari 2019 12:00 | Inggil Yustiar

Tidak hanya desain yang keren ataupun fitur kenyamanan pada mobil, ketika Anda membeli mobil baru maupun bekas hal yang harus diperhatikan pula adalah fitur kenyamanan. Salah satu standar keamanan pada mobil, yakni Airbag yang bisa Anda temukan saat ingin membeli mobil. Akan tetapi tidak semua pengendara mengetahui apa itu airbag. Airbag/Supplemental Restaint System (SRS) adalah perangkat keselamatan berupa suplemen untuk sabuk pengamanan dan pretensioner. Kedua fitur tersebut hanya berfungsi sekali pakai untuk menghindari penumpang dari kematian atau cedera serius di bagian kepala dan dada. Biasanya fitur ini aktif saat terjadinya tabrakan dengan keras.

[Baca Juga: Fungsi Lain Headrest Yang Harus Anda Ketahui]

Keberadaan airbag atau sering disebut sebagai kantong udara seakan hal yang wajar dibenamkan pada mobil masa kini. Sebab kantong udara tersebut merupakan fitur keselamatan yanag dapat melindungi pengemudi dan penumpang jika terjadi kecelakaan. Bertugas untuk melindungi bagian kepala dan dada airbag diterapkan pada bagian lingkar kemudi untuk sopir dan dasbor di hadapan penumpang depan.

Selain Menjadi Penyelamat, Airbag Juga Bisa Sebabkan Kematian.jpg

Selain memiliki fungsi sebagai salah satu alat keamanan di mobil, airbag juga memiliki tujuan untuk dapat memperlambat gerak laju penumpang setenang mungkin dalam waktu sepersekian detik. Ketika terjadinya tabrakan yang keras, airbag dengan sendirinya akan keluar dari tempatnya untuk melindungi. Dilansir dari liputan6.com menurut Department Techical Service Division PT Toyota Astra Motor (TAM), Iwan Abdurahman, airbag tidak hanya ada pada pengemudi dan penumpang depan, karena jumlah kantong udara tergantung dari beberapa model mobil. Dengan demikian, airbag bisa juga diletakkan di dekat lutut, samping, dan lain-lain. Untuk membuat airbag mengembang sendiri, tiap mobil bisa berbeda-beda. Sebabnya sendiri bisa dilihat dari seberapa cepat laju kendaraan, seberapa kokoh juga jenis benda yang ditabrak. Semakin kokohnya benda yang ditabrak, maka kecepatan dari mengembangnya airbag cepat pula, hal tersebut karena deteksi dari sensor airbag terkena begitu cepat.

Ada tiga bagian dan kemungkinan hal yang terjadi dari airbag yang harus Anda ketahui:

  1. Kantung udara itu sendiri terbuat dari kain nilon tipis yang terlipat di dalam kemudi atau dasbor, namun sekarang ini juga terdapat pada bagian kursi ataupun pintu.
  2. Sensor adalah perangkat yang memberikan perintah kantung udara agar mengembang. Proses ini akan terjadi ketika ada benturan atau menabrak dinding pada kecepatan 16 sampai 24 Km per jam.
  3. Sistem pengembangan airbag mereaksikan Natrium Azida (NaN3) dengan Kalium Nitrat (KN03) untuk menghasilkan Nitrogen. Kemudian ledakan Nitrogen mengakibatkan airbag mengembang seketika dengan kecepatan sekitar 300 Km per jam, proses ini akan memakan waktu sekitar 1/25 detik.
Selain Menjadi Penyelamat, Airbag Juga Bisa Sebabkan Kematian.jpg

Ada hal lain yang harus diketahui pula untuk Anda pengendara mobil, selain sebagai salah satu fitur keselamatan untuk pengemudi serta penumpangnya, juga ketika terjadinya tabrakan. Airbag pun memiliki potensi untuk menyebabkan kematian atau cedera yang serius. Maka dari itu, petunjuk penggunaan harus diperhatikan sekaligus dipahami dengan seksama.

Mengutip dari laman Foxbusiness, setidaknya ada lebih dari 20 kematian dari seluruh dunia karena adanya airbag yang eror. Karena meledak dengan kekuatan terlalu besar dan melemparkan pecahan ke kabin mobil dan truk. Kasus terakhir dari kematian karena airbag seseorang yang tidak dikenal identitasnya meninggal dalam kecelakaan Honda Civic keluaran 2004 pada 10 Juli 2017. Setelah diperiksa ternyata kantung udara pengemudi tersebut terlepas dan menyebabkan kematian.

Perlu diketahui, saat airbag bekerja, Anda juga harus memperhatikan hal ini, reaksi kimia yang terjadi dalam inflator mengisi airbag dengan gas tidak beracun sampai mengembung. Setelah kejadian tersebut ada kemungkinan terjadi suara bising dan serbuk putih yang menyebar. Ada beberapa bagian seperti hub roda kemudi, penutup airbag, inflator, atau jok menjadi panas selama satu menit.

Selain Menjadi Penyelamat, Airbag Juga Bisa Sebabkan Kematian.jpg

Jangan pernah Anda untuk menyentuh komponen tersebut setelah airbag meletup. Kemudian bergegaslah untuk membuka pintu atau jendela, agar udara segar masuk, bisa juga Anda keluar dari kendaraan. Satu hal lagi segeralah cuci bagian kulit yang terkena residu agar terhindar dari iritasi.

Artikel Lainnya

/media/images/fiona-1.original.jpg

FIFGROUP Hadirkan Fiona Sebagai Kanal Digital Baru

/media/images/yaris-gr4-4.original.jpg

Sosok Toyota GR Yaris Mulai Terkuak