Suspensi.jpg

Suspensi

Rabu, 6 Februari 2019 17:00 | Inggil Yustiar

Pengertian

Pada sebuah kendaraan mobil, terdapat sistem-sistem yang bertugas membantu mobil tersebut menjadi nyaman dan stabil. Salah satu sistem yang penting di dalam mobil adalah sistem suspensi. Suspensi sendiri merupakan komponen yang berfungsi meredam kejutan dan getaran pada kendaraan. Hal tersebut biasanya terjadi saat mobil berkendara pada permukaan jalan yang tidak rata. Tanpa adanya suspensi, akan terjadi rasa tidak nyaman saat berkendara. Oleh karena itu suspensi menjadi komponen paling panting untuk menambah kenyamanan walaupun desain dari suspensi itu sendiri sederhana. Letak dari komponen ini berada di antara kerangka dengan roda. Ada dua jenis utama suspensi yaitu suspensi dependen dan independen.

Fungsi-Utama-Suspensi.jpg

Fungsi Utama Suspensi

  1. Suspensi bertugas menyerap getaran-getaran yang berasal dari permukaan jalan, sehingga membuat nyaman penumpang di dalamnya.
  2. Sebagai sistem perpindahan gaya pengereman serta gaya gerak ke bodi mobil melalui gesekan-gesekan yang terjadi antara roda dan jalan.
  3. Menopang kerangka mobil pada axle serta memelihara letak geometris kerangka serta roda mobil.

Komponen Utama Suspensi

Pada dasarnya ada beberapa komponen dalam suspensi. Namun, tiga di antaranya merupakan yang terutama, seperti dilansir dari Showroommobil berikut:

  1. Pegas

Komponen yang cukup vital pada sistem suspensi adalah pegas. Fungsi pada pegas bertujuan untuk menyerap kejutan atau getaran yang berasal dari gesekan antara jalanan dengan roda mobil. Suspensi tersebut menjaga agar getaran tersebut tidak diteruskan pada bodi mobil. selain itu pegas juga memiliki fungsi untuk meningkatkan kemampuan cengkraman roda pada jalan. Sehingga dapat membuaat nyaman penumpang mobil di dalamnya.

Terdapat tiga jenis pegas yang ada pada dalam sistem suspensi, yaitu:

- Pegas Koil

- Pegas Daun

- Pegas Batang

Pegas.jpg

2. Shock Absorber (Peredam Kejut)

Pada komponen ini bertugas untuk meredamkan gerakan naik turun yang diakibatkan oleh pegas, ketika sedang menyerap kejutan-kejutan yang berasal dari permukaan jalan. Pada dalam shock absorber terdapat cairan yang disebut sebagai minyak shock absorber. Cairan tersebut bekerja untuk menyerap gerakan naik turun yang dihasilkan pegas melalui tahanan aliran minyak pada lubang kecil, ketika piston bergerak di dalam silinder yang ada pada shock absorber.

Shock absorber sendiri pada umunya dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:

- Menurut cara kerja: Shock absorber kerja ganda dan shock absorber kerja tunggal

- Menurut Konstruksinya: Shock absorber tipe mono tube dan shock absorber tipe twin tube

- Menurut medium kerja: Shock absorber berisi gas dan shock absorber tipe hidraulis.

Shock-Absorber.jpg

3. Lengan Suspensi

Suspension arm hanya terdapar pada sistem suspensi dependen, lengan suspensi terpasang pada bodi atau kerangka kendaraan. Fungsi dari lengan suspensi ini memegang rangka roda kendaraan. Pergerakan yang komplek pada roda agar dapat sinkron dengan pergerakan lengan suspensiS. Sehingga terdapat ball joint pada pengikatan suspense dengan rangka roda.

[Baca Juga: Winch]