Smart SIM.jpg

Smart SIM, Bisa Dipakai Bayar Tol Hingga Belanja

Selasa, 27 Agustus 2019 15:00 | Galih Pratama

Dalam waktu dekat ini, Korps Lalu Lintas Polri akan mengeluarkan model Surat Izin Mengemudi (SIM) baru yang lebih inovatif. Tak hanya sekadar SIM, model baru surat izin berkendara ini dikabarkan bisa difungsikan sebagai uang elektronik layaknya e-money. Mulai dari membayar tol, tilang, hingga belanja bisa menggunakan Smart SIM ini.

“Akan kita launching nanti pada 22 September 2019, bertepatan dengan Hari Lalu Lintas Bhayangkara. Saat ini, soft launching dulu dengan tujuan memperkenalkan kepada masyarakat luas,” ujar Irjen. Pol. Drs. Refdi Refdi Andri seperti dikutip dari video ntmcpolri.info, Selasa (27/8/2019).

Lebih jauh dia menjelaskan, Smart SIM baru memiliki banyak kelebihan dibanding SIM sebelumnya. Salah satu keunggulannya adalah semua forensik kepolisian sudah terdata dalam SIM. “SIM ini ditanam chip dengan kapasitas tertentu yang bisa menyimpan data pemilik. Mulai dari alamat, pekerjaan, dan lainnya,” jelasnya.

[Baca Juga: Balik Nama Mobil Tak Sulit yang Dikira, Ini Proses dan Biayanya]

Bahkan, lanjutnya, Smart SIM ini bisa mendeteksi jenis pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna SIM atau pengemudinya. Data tersebut tercatat secara online dan real time. “Apa pelanggaran ringan, sedang, berat, atau pernah mengalami kecelakaan lalu lintas, dan lain-lain semua terdata elektronik. Juga pada sistem kita itu. Ini ada manfaat. Kita bisa melakukan evaluasi secara lebih baik tentang prilaku pengemudi," ujarnya.

Uang Elektronik

Khusus untuk uang elektronik atau e-money, Refdi mengatakan bahwa semua transaksi elektronik bisa dilakukan dengan Smart SIM. Ini tak lepas dari keberadaan chip di dalam SIM baru yang bisa menyimpan saldo maksimal sebesar Rp2 juta.

Jenis pembayarannya pun sangat beragam, sama seperti e-money yang dikeluarkan oleh bank-bank ternama. Sebut saja berbelanja online, tol, kereta api, dan lainnya. “Pokoknya semua yang bisa digunakan pembayaran elektronik kita juga sudah bekerja saa dengan beberapa bank seperti BNI,” katanya.

[Baca Juga: Pemerintah Targetkan 400 Ribu Mobil Listrik Tahun 2025]

Lalu, bagaimana cara mendapatkan Smart SIM? Polri tak melarang bagi yang ingin mengganti SIM lama dengan Smart SIM. Hal ini bisa dilakukan langsung di Satpas terdekat pada 22 September 2019. Hanya saja, akan ada biaya yang harus dibayar. Tanggungan biaya yang dimaksud adalah penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Sementara bagi yang baru ingin membuat SIM, tak perlu khawatir harus merogoh kocek lebih dalam untuk memiliki Smart SIM. Pasalnya, Polri tak menaikkan tarif pembuatan SIM. Artinya, biaya pembuatan Smart SIM sama dengan SIM sebelumnya.