Shock-Absorber.jpg

Shock Absorber

Selasa, 29 Januari 2019 17:00 | Galih Pratama

Shock absorber atau dikenal juga dengan peredam kejut adalah sebuah alat mekanik yang terletak pada sistem suspensi kendaraan berfungsi meredam hentakan atau guncangan berlebih saat berkendara. Selain meredam guncangan, shock absorber juga berfungsi meningkatkan cengkraman roda terhadap aspal atau jalan.

Shock absorber memiliki prinsip kerja layaknya kompresor. Di mana memiliki fungsi untuk menahan osilasi, yakni pergerakan bodi kendaraan akibat gaya yang diterima dari luar saat berkendara. Saat fluida (suatu zat yang bisa mengalami perubahan-perubahan bentuknya secara terus-menerus bila terkena tekanan) terkompresi, secara otomotis oskilasi pada pegas bisa ditahan.

Shock-Absorber-2.jpg

Komponen Shock Absorber

  • Tabung Shock

Komponen ini berfungsi sebagai tempat berinteraksi fluida dengan piston.

[Baca Juga: Back Sonar System]

  • Piston

Komponen ini bertugas memanipulasi volume ruang di dalam tabung shock untuk mengompresi fluida.

  • Piston Rod

Berfungsi menghubungkan piston dengan poros roda agar gerakan piston sesuai dengan gerakan poros roda.

  • Piston Valve

Komponen ini dijadikan sebagai sekat antara ruang di atas dan di bawah piston.

  • Fluida

Cairan hidrolik khusus atau biasa disebut oli shock yang berfungsi meredam guncangan.

Cara Kerja Shock Absorber

Gerakan meredam pada shock absorber diperoleh dari gerakan piston dan aliran oli pada tabung suspensi. Cairan atau oli inilah yang dapat menyerap osilasi yang dihasilkan pegas melalui tahanan aliran minyak yang melalui lubang kecil pada waktu piston bergerak ke dalam silinder shock absorber.

[Baca Juga: Air Suspension]

Jenis Shock Absorber

  • Singgle Action Shock Absorber

Tipe ini hanya memberikan efek meredam kendaraan ketika pada waktu shock absorber berekspansi. Sebaliknya pada saat kompresi, tidak akan terjadi efek meredam.

  • Multiple Action Shock Absorber

Komponen shock absorber ini mampu menyerap guncangan pada kendaraan dengan dua aksi, yakni aksi kompresi dan ekspansi. Sederhananya, baik saat kompresi dan ekspansi, shock absorber tetap menyerap guncangan.

Kontruksi Shock Absorber

  • Shock absorber tipe twin tube.
  • Shock absorber tipe mono-tube.

Medium Kerja Shock Absorber

  • Shock absorber tipe hidraulis.
  • Shock absorber berisi gas.

Referensi : wikipeda.org, liputan6.com