Volkswagenjpg

Sejarah Volkswagen

Rabu, 6 Februari 2019 15:00 | Inggil Yustiar

Sejarah Singkat

Volkswagen atau biasa disingkat VW merupakan sebuah pabrikan mobil yang berbasis di Wolfsburg Lower Saxony, Jerman. Didirikan oleh Serikat Buruh Jerman (Deutsche Arbeitsfront). Diproduksi sejak tahun 1973, saat ini Volkswagen telah memproduksi banyak jenis mobil. Tiga mobil yang paling terkenal adalah Volkswagen Golf, Volkswagen Beetle dan Volkswagen Passat.

Ada alasan kenapa istilah ‘Mobil Rakyat’ disematkan pada mobil ini. Pada awal tahun 1930-an, banyak dari pabrikan otomotif Jerman masih dikuasai oleh mobil-mobil mewah, dan rata-rata orang Jerman tidak bisa membeli lebih dari sebuah sepeda motor. Sebab itu, adanya pasar yang potensial membuat beberapa pabrikan mobil meluncurkan proyek untuk mobil rakyat. Sebut saja Merdes 170H, Adler AutoBahn, Steyr 55, Hanomag 1.3L, dan lainnya.

Muncul pada masa Nazi, Adolf Hitler kala itu menginginkan sebuah kendaraan pribadi dengan harga terjangkau untuk masyarakat umum. Ferdinan Porsche yang merupakan seorang insinyur pun ditugaskan untuk merancang kendaraan tersebut. Adolf Hitler sendiri mempunyai syarat saat pertama kali proyek ini dibuat, yakni kendaraan tersebut harus mampu mengangkut dua orang dewasa dan tiga anak kecil. Soal urusan mesin pun harus sampai pada kecepatan 100km/jam.

[Baca Juga: Lebih Dekat dengan Chris Lesmana Desainer VW Asal Indonesia]

Sebelumnya, jenis mobil rakyat ini telah dibuat oleh Joseph Ganz yang juga merancang mobil rakyat. Mobil tersebut diberi nama Standard Superior, dan iklannya pun disebut ‘German Volkswagen (‘mobil rakyat,’ persis dengan keinginan Adolf Hitler. Namun, mobil tersebut lebih kecil dan harganya pun lebih murah. Sayangnya para produsen mobil tidak ada yang tertarik. Bahkan kala Nazi mulai berkuasa, Joseph Ganz dimasukkan, ke dalam penjara karena Nazi mengetahu bahwa dia adalah penganut Yahudi. Karena hal tersebut, Pemerintah Nazi kemudian mendekati Ferdinan Porsche yang merancang prototipe mobil mirip dengan superior, dan diberi nama Käfer.

Volkswagen.jpg

Volkswagen dapat bertahan setelah Perang Dunia II atas usaha seorang tentara Inggris, Mayor Ivan Hirst. Setelah perang, Hirst diperintah untuk mengepalai pabrik yang telah rusak dibombardir Sekutu dan dikuasai Amerika Serikat. Dimulai dengan usahanya membuang bom yang tidak meledak yang tersangkut di antara mesin produksi, ia kemudian berhasil meyakinkan angkatan bersenjata Inggris untuk memesan 20.000 mobil. Pada tahun 1946, pabrik tersebut telah dapat memproduksi 1.000 mobil per bulan.

Sejak tahun 1937, produksi VW Beetle telah berkembang secara pesat dari tahun ke tahun. dan di tahun 1954, VW Beetle telah mencapai hingga 1 juta mobil. Sementara itu, di tahun 1973, produksi mobil ini telah mencapai hingga 16 juta, dan popularitasnya telah menyebar hingga ke pelosok di belahan dunia. Mobil ini sangat fenomenal bahkan di setiap Negara mobil ini memiliki nama yang berbeda yang menggambarkan bentuknya. Ketika di Jerman mobil ini bernama Kafer, di Perancis mobil ini bernama Coccinelle, di Brazil bernama Fuscha, di Amerika Serikat mobil ini Bug, dan di Indonesia sendiri mobil ini bernama VW Kodok.

Masuk Indonesia

Volkswagen Masuk Ke Indonesia.jpg

VW sendiri mulai masuk Indonesia bukan lewat jalur bisnis, melainkan lewat jalur PBB, yang kala itu bersamaan dengan bantuan penanggulanagan penyakit menular pada tahun 1950-an dan 1960-an. Mobil VW yang banyak masuk kala itu adalah tipe Beetle alias VW kodok. Kala itu, mobil tersebut digunakan oleh Departemen Kesehatan. Namun karena mereka tidak berfokus pada dunia otomotif melainkan kesehatan manusia, hasilnya pun membuat para VW ini tidak dirawat. Bahkan pada masa tersebut, banyak rakyat Indonesia yang menyebut bahwa VW mudah terbakar. Ini karena masih banyak orang yang belum tahu cara merawat mobil VW.

Dibisniskan oleh PT Piola yang dipegang oleh keluarga Panggabean, bisnis komersial VW pun mulai tumbuh di Indonesia. Dari keluarga ini, selanjutnya yang aktif berbisnis adalah Albert Panggabean yang merupakan generasi kedua dari pengelola PT Piola. Nama piola itu sendiri konon diambil dari nama salah satu anak keluarga Panggabean, namun dari anak yang tidak ikut berbisnis VW. Sayangnya PT Piola ini digusur dari perannya sebagai pengelola bisnis VW di tanah air. Ada yang bilang, penyebabnya PT Piola digusur ini karena kesulitan keuangan, kemudian diambil alih pihak lain. PT Garuda Mataram lah yang mengambil alih waktu itu. PT ini, dimiliki oleh Yayasan Dharma Putra Kostrad dan Grup Sudono Salim alias Oom Liem alias Liem Siow Liong yang terkenal itu.

Pada periode PT Garuda Mataram, yaitu pada awal tahun 1970-an, VW sempat jaya di Indonesia. Produk-produknya antara lain adalah VW Kombi, Safari/181, Passat, dan Golf. Kombi sendiri pada periode itu ada tiga macam, yaitu VW Kombi Jerman, VW Kombi Brazil, dan VW Mitra. VW Mitra adalah semacam VW Kombi (bentuk bodinya mirip, bahkan hampir persis), namun dibuat oleh PT. Pindad (yang berafiliasi dengan Angkatan Darat sebagaimana Garuda Mataram). Mesinnya merupakan pengembangan atau modifikasi pendingin mesin pompa air buatan Jerman.

Artikel Lainnya

/media/images/fiona-1.original.jpg

FIFGROUP Hadirkan Fiona Sebagai Kanal Digital Baru

/media/images/yaris-gr4-4.original.jpg

Sosok Toyota GR Yaris Mulai Terkuak