Rio Haryanto.jpg

Rio Haryanto Pembalap Indonesia Pertama yang Masuk Formula One

Jumat, 8 Februari 2019 14:00 | Inggil Yustiar

Masyarakat Indonesia tentu masih ingat perjuangan keras Rio Haryanto untuk mengikuti ajang Formula One (FI) pada tahun 2016 silam. Keterbatasan dana hingga mencari pihak sponsor menjadi perjuangan pria kelahiran solo ini. Meski begitu, Rio Haryanto berhasil meraih satu kursi di tim Manor Racing sebagai pay driver. Pada ajang FI musim 2016 dia menikmati 12 seri dari 22 race.

Masa Kecil

Rio Haryanto atau kerap disapa Rio lahir di Solo, Jawa Tengah pada 22 Januari 1993. Rio adalah anak dari pasangan Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati yang merupakan seorang pengusaha kertas. Ternyata ayah, dari Rio sendiri juga merupakan seorang pembalap veteran nasional. Saat masih kecil, Rio sudah ditanamkan sikap disiplin dan rendah hati.

Masa kecil Rio haryanto.jpg

Lewat situs pribadinya, sejak kecil Rio sudah gemar dengan dunia otomotif. Pada usia enam tahun Rio sudah mulai mengemudikan Gokart. Ia gemar melakukan tantangan tersebut bersama ayahnya. Barulah pada tahun 1999 Rio mulai terjun ke arena balap mengikuti jejak kakaknya.

Awal Juara

Rio berhasil menjuarai ajang Gokart nasional kelas kadet. Bakat serta usaha dari Rio membuahkan hasil, dengan menyabet sebuah penghargaan atlet Gokart terbaik junior pada tahun 2005 dan 2006 oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Rio Haryanto juara.jpg

Keberhasilan Rio semakin menjadi, pada Juni 2008, pria kelahiran Solo ini berhasil menjadi juara pertama di ajang Asian Karting Open Championship seri 1, Makau, China. Tahun berikutnya, ia berhasil menjadi juara umum ajang Formula BMW dengan total 6 seri, 15 round pada saat itu Rio berhasil meraih 14 podium. Pada 2011, Rio berhasil mencatat prestasi dengan berturut-turut menjuarai ajang GP3 Europe Series, yakni seri 5 dan seri 6, masing-masing di sirkuit Nürburgring Jerman, Hungaroring di Budapest, dan 1st dan 2nd Runner Up di Monza Italia.

Berhasil Masuk FI

Usaha serta sikap displin dalam diri Rio Haryanto membuahkan hasil. Mendapatkan dukungan dari Menteri Olahraga dan berbagai pihak untuk membutuhkan dana sebesar 15 juta Euro atau sekitar Rp226 Milyar. Dana tersebut digunakan untuk menjadi pembalap FI.

Setelah meraih hasil maksimal di setiap balapannya, pada Februari 2016 Manor Racong selaku tim balap F1, resmi mengumumkan Rio Haryanto untuk menjadi pembalap pada musim 2016 mendampingi Pascal Wehrlein. Pencapaian tersebut membuat Rio Haryanto menjadi pembalap Indonesia pertama yang berkiprah di ajang bergengsi tersebut.

Rio Haryanto.jpg

Musim pertama Rio di F1 bersama tim Manor Racing bisa dikatakan cukup berat. Hingga seri ke 12 telah berlalu, Rio masih belum bisa meraih hasil maksimal dengan berada di dasar klasemen pembalap dan belum dapat poin sama sekali. Rio masih memiliki utang terhadap tim Manor sebesar 7 juta euro sehingga membuat posisinya sebagai pembalap utama digantikan oleh Esteban Ocon.

Penghargaan

Juara nasional Go-kart kelas kadet (2002)
Penghargaan IMI sebagai Atlet Gokart Junior Terbaik (2005)
Juara Nasional Go-Kart (2008)
Formula Asia 2.0: ke-3, 121 poin (2008)
Formula Renault Asia: ke-6, 160 poin (2008)
Juara Formula BMW Pacific 2009 (2009)
GP3 Series: ke-5, 27 poin (2010)
F1 Test, Virgin VR-01 (2010)
GP2 Series, ke-5, 132 poin (2015)
F1 Driver, Manor Racing Team (2016)

[Baca Juga: 4 Pembalap Indonesia yang Mendunia]