regulasi-etcc-2020-1.jpg

Regulasi Open Tire Agar Balap ETCC 2020 Semakin Marak

Selasa, 3 Maret 2020 21:00 | Aldi Prihaditama

OTOEVENT - Selama beberapa tahun terakhir, seri balap European Touring Car Championship (ETCC) selalu menjadi agenda dari rangkaian balap Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM). Menjelang musim balap tahun 2020 yang rencananya bakal dihelat pada 27-29 Maret mendatang, ada regulasi baru yang dicanangkan untuk seri balap ETCC.

Regulasi tersebut sempat disampaikan ketika Malam Apresiasi & Gathering ETCC Indonesia yang diadakan pada 1 Maret 2020 silam. “Untuk musim balap ETCC tahun 2020, regulasi One Make Tire dihapuskan dan akan menerapkan regulasi Open Tire,” papar Andre Dumais, selaku Founder ETCC.

Andre Dumais, Founder ETCC.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena regulasi baru ini akan diharapkan mampu menjaring lebih banyak peserta balap ETCC. Peraturan Open Tire ini tentu juga memiliki persyaratan, yakni lebar tapak yang tidak lebih dari 265 dan harus merupakan ban produksi Indonesia yang telah bersertifikasi SNI. Oleh sebab itu, setiap pembalap dapat mencari ban yang sesuai dengan kebutuhan mobilnya.

H. Tinton Soeprapto, Direktur Utama Sirkuit Sentul.

Hadir pula dalam Malam Apresiasi & Gathering ETCC Indonesia ini adalah H. Tinton Soeprapto, selaku Direktur Utama Sirkuit Sentul, dan Lola Moenek, yang menjabat sebagai General Manager Sirkuit Sentul. Keduanya pun menyambut baik gelaran ETCC yang terus diadakan di musim balap 2020 nanti.

“Ayo terus ramaikan dunia balap di Indonesia, kita sebagai penyedia tempat juga senang jika seri balap di Indonesia semakin ramai. Sirkuit Sentul bisa hidup karena ada gelaran balap dan ramai oleh banyak pembalap,” ujar H. Tinton Soeprapto.

Lola Moenek, Genral Manager Sirkuit Sentul.

“Kita sebagai pihak pengurus sirkuit, selalu mengapresiasi adanya seri balap apa pun yang diadakan di Sirkuit Sentul. Asalkan semuanya tertib terhadap regulasi dan administrasi. Dunia motorsport Indonesia bisa terus berkembang jika semua yang terlibat saling berkolaborasi dengan baik,” tutup Lola Moenek.