Piston.jpg

Piston

Rabu, 30 Januari 2019 12:00 | Inggil Yustiar

Pengertian Piston

Piston adalah komponen di dalam sebuah silinder yang berupa sumbu geser. Bahan dasar dari pembuatan piston sendiri dibuat dengan campuran alumunium, ini karena alumunium dianggap ringan dan tahan terhadap temperatur tinggi.

Dapat menahan suhu temperatur yang tinggi, membuat piston sangat mudah menghantarkan panas pada bagian sekitarnya. Tidak hanya itu saja piston juga ringan dan kuat. Bagian yang terdapat pada piston dibuat dua model yakni, cembung simetris dan cembung tidak simetris. Tujuan dibentuknya permukaan yang cembung pada piston, bertujuan untuk melancarkan pembuangan gas sisa pembakaran.

[Baca Juga: Disk Brake]

Piston sendiri terdorong akibat dari eksplansi tekanan yang berasal dari hasil pembakaran. Piston juga selalu menerima temperatur dan tekanan tinggi, yang bisa bergerak dengan kecepatan tinggi. Setiap temperatur yang diterima oleh piston sendiri berbeda beda, tergantung pada pengaruh panas dari setiap permukaan. Gerakan langkah dari piston bisa mencapai lebih dari 2400 kali lipat setiap menitnya.

piston.jpg

Saat piston berkerja yang terjadi adalah pemuaian udara panas, sehingga tekanan tersebut mengandung tenaga yang sangat besar. Pergerakan pada piston disebut TMA ke TMB sebagai gerak lurus, selanjutnya piston akan kembali ke TMA yang akan membuang gas bekas. Pergerakan naik turun yang terjadi pada piston sendiri sangatlah cepat.

Bagian-bagian Piston

Piston sendiri mempunya empat bagian yaitu:

piston.jpg
  1. Kepala Piston

Fungsi dari kepala piston adalah menahan tekanan akibat ledakan di ruang bakar dan menahan kompresi, selain itu kepala piston dibantu oleh ring piston untuk menanggulangi kebocoran kompresi. Pada umumnya kepala piston berbentuk oval, ukuran kepala diameter kepala piston sendiri, selalu lebih kecil dari diameter bodi piston.

2. Ring Grove

Bagian ini berfungsi untuk tempat bersarang ring piston.

3. Pin Hole

Pada bagian ini lebih ramping dengan kontruksi lebih kokoh, dan berguna untuk tempat pin, pada kontruksinya sendiri dibuat ramping karena mengurangi berat dan mengurangi bidang gesekan pada liner.

4. Bagian Ekor

Ekor pada piston berfungsi untuk menahan gerakan piston sehingga pada bagian ini, pemuaiannya sangat besar. Berbentuk oval yang bertujuan agar bidang gesekan menjadi lebih kecil, dan menghindari pemuaian berlebih sehingga menyebabkan macet.