mobil listrik.jpg

Perpres Mobil Listrik Resmi Diundangkan, Ini Rincian Isinya

Jumat, 16 Agustus 2019 10:00 | Galih Pratama

Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang mobil listrik. Perpres tersebut bertujuan mendorong percepatan penggunaan kendaraan berbasis listrik di Tanah Air.

Aturan kendaraan listrik diatur dalam Perpers No. 55/2019 tentang Percepatan Progam Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) Untuk Transportasi Jalan. Di dalamnya, ada 37 pasal yang mengatur berkaitan dengan kendaraan listrik. Mulai dari definisi kendaraan listrik, komponen kendaraan listrik, dan lainnya.

Seperti dilansir detik.com, Kamis (15/8/2019), Perpres ini dibuka dengan Ketentuan Umum seputar kendaraan listrik, yaitu pengertian motor listrik, baterai, kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, stasiun pengisian kendaraan listrik umum dan lainnya.

[Baca Juga: Pemerintah Targetkan 400 Ribu Mobil Listrik Tahun 2025]

Selanjutnya, pada Bab II dibahas soal percepatan pengembangan industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dalam negeri. Di antaranya soal penelitian, pengembangan, dan inovasi industri untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Selain itu, dibahas juga soal tingkat komponen dalam negeri untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Kendaraan bermotor listrik dan industri komponen kendaraan listrik wajib mengutamakan penggunaan komponen dalam negeri.

Tingkat komponen dalam negeri dari kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk berbasis baterai roda dua adalah sebesar 40 persen untuk 2019 dan seterusnya, 60 persen untuk 2024 dan seterusnya, dan 80 persen untuk 2026 dan seterusnya.

Kendaraan bermotor listrik berbasis baterai roda empat atau lebih tingkat komponen dalam negerinya per 2019 hingga 2021 minimal sebesar 35 persen, untuk 2022 dan 2023 sebesar 40 persen, minimal 60 persen untuk 2024 hingga 2029, dan 80 persen untuk 2030 dan seterusnya.

[Baca Juga: Listrik Sering Padam, Sudah Siapkah Indonesia Pakai Mobil Listrik?]

Sementara pada Bab IV, Perpres ini mengatur penyediaan infrastruktur pengisian listrik. Adapun yang diatur yaitu ketentuan keselamatan ketenagalistrikan, hingga pihak yang melaksanakan penyediaan infrastruktur pengisian listrik.

Bab V diatur soal pendaftaran tipe dan nomor identifikasi kendaraan listrik. Sama seperti mobil bermesin bensin atau diesel, kendaraan listrik harus didaftarkan tipenya dan memenuhi ketentuan NIK. Kendaraan listrik juga harus melaksanakan uji tipe.