Ilustrasi mobil klasik.jpg

Pembatasan Usia Mobil, Begini Respons Komunitas Mobil Klasik

Senin, 12 Agustus 2019 12:00 | Galih Pratama

Tak hanya perluasan ganjil genap yang ramai diperbincangkan saat ini. Aturan mengenai pembatasan usia kendaraan yang melintas di Jakarta pun jadi sorotan tersendiri bagi pecinta otomotif. Terutama bagi mereka yang tergabung dalam komunitas mobil klasik yang bermarkas di Jakarta.

Pasalnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Instruksi Gubernus (Ingub) No 66 Tahun 2019 melarang kendaraan atau mobil berusia 10 tahun melintas di Jakarta. Pada Ingub tentang pengendalian kualitas udara ini tertulis. "Memperketat ketentuan uji emisi seluruh kendaraan pribadi mulai pada tahun 2019 dan memastikan tidak ada kendaraan pribadi berusia lebih dari 10 tahun yang dapat beroperasi di wilayah DKI Jakarta pada tahun 2025”.

Komunitas mobil tua yang tergabung dalam Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Jakarta ikut merespons kebijakan pembatasan usia mobil yang melintas di ruas jalan Jakarta.

“Tujuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta cukup bagus untuk mengurangi polusi di Jakarta. Tapi harus ingat, penyumbang polusi utama bukan dari mobil pribadi yang digunakan aktivitas harian,” kata Cecil B Silanu, Ketua PPMKI kepada Otopedia, Jumat (9/8/2019).

[Baca Juga: Mobil Berusia 10 Tahun Dilarang Melintas di Jakarta]

Dia menilai, salah satu penyumbang polusi udara terbesar di Jakarta adalah kendaraan roda dua atau sepeda motor. Karena menurut data yang diperolehnya saat ini, ada sekitar 75 persen kendaraan sepeda motor yang memadati ibu kota negara ini.

“Jadi, kalau dikaitkan dengan mobil tua di atas 10 tahun, tidak bisa dikatakan berkontribusi menjadi penyebab utama polusi di Jakarta. Karena saya berkeyakinan makin tua mobilnya, makin sering dan hati-hati merawatnya,” jelas Cecil.

Jika Pemprov DKI Jakarta ingin menekan polusi udara, kata Cecil, cara yang cukup efektif adalah dengan melakukan uji emisi kendaraan secara rutin. Sayangnya, dia melihat kegiatan tersebut sudah tak ditemukan atau tak dilakukan lagi di Jakarta.

“Di Jakarta uji emisi sudah tak pernah diterapkan lagi. Pemerintah inkonsisten, membuat undang-undang baru perihal polusi kendaraan, tapi program uji emisi tidak berjalan sejak 5 tahun lalu,” tegasnya.

[Baca Juga: Usia Mobil di Jakarta Dibatasi, Ini Kata Marketplace Mobil Bekas]

Sementara apabila aturan ini benar-benar direalisasikan, PPMKI menawarkan solusi yang dinilai tak memberatkan para pencinta mobil klasik atau tua melintas di ruas jalan Jakarta. Penerapannya bisa mengadopsi dari negara-negara lain seperti di Singapura.

“Untuk solusinya boleh saja mengacu pada aturan-aturan di negara lain seperti Singapura. Mobil-mobil tua atau klasik dikasih stiker, dapat jatah berapa kali jalan. Misal 12 kali jalan selama setahun atau sebulan,” sarannya.

Artikel Lainnya

/media/images/Mazda-Bintaro.original.jpg

Resmi Dibuka, Segini Target Penjualan Mazda Bintaro

/media/images/BMW-The-New-Series-7.original.jpg

Sedan Mewah Terbaru BMW Seri 7