Pecinta Mobil Klasik Berkumpul di Bali Rayakan Hari Jadi Ke-39.jpg

Pecinta Mobil Klasik Berkumpul di Bali Rayakan Hari Jadi Ke-39

Rabu, 21 November 2018 9:00 | Inggil Yustiar

Di hari jadi yang ke-39 Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) menggelar kegiatan bertajuk ‘Lombok Empathy’. Komunitas pecinta mobil lawas ini melakukan touring mengelilingi Pulau Bali. Sebelumnya kegiatan tur ini direncanakan di Pulau Lombok, namun karena adanya faktor tertentu, acara tur ini kemudian dilaksanakan di Bali. Kegiatan ini sendiri sebagai bentuk empati terhadap korban bencana alam di Lombok dan juga Palu. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau yang kerap disapa Cok Ace sendiri juga turut serta dalam acara ini.

Pecinta Mobil Klasik Berkumpul di Bali Rayakan Hari Jadi Ke-39.jpg

“Karena kita berempati terhadap musibah bencana alam yang menimpa saudara-saudara kita, maka kita laksanakan di Bali sekaligus kita mengumpulkan dana yang nanti kiranya bisa meringankan saudara kita di Lombok dan di Palu Sulawesi,” ujar Wakil Gubernur yang akrab disapa Cok Ace sebelum melepas start peserta tur di area Lotte Mart, Denpasar, seperti yang dilansir gridoto.com.

Sebanyak 380 pecinta mobil klasik yang tergabung dalam PPMKI mengikuti acara ini. Para peserta sendiri datang dari berbagai daerah di antaranya, Sumatera, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, dan juga peserta dari mancanegara ikut meramaikan. Kegiatan tur di Bali ini berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama rombongan menempuh rute Denpasar-Kintamani-Pelaga-Denpasar. Sedangkan pada hari kedua, komunitas pencinta mobil kuno ini menempuh rute Denpasar-Pecatu-Nusa Dua. Tidak lupa para peserta sendiri juga mengunjungi beberapa destinasi di wisata Bali seperti Dream Land dan Garuda Wisnu Kencana.

[Baca Juga: AXIC Konsisten Kampanyekan Keselamatan Berkendara]

Cok Ace mengatakan bahwa Bali menyimpan banyak potensi bukan hanya budayanya saja namun juga keindahan alamnya. Dengan menempuh rute yang berbeda dari rute yang biasa dilewati wisatawan, yaitu melewati jalur sawah, hutan dan perkebunan, Cok Ace berharap tur ini dapat memberikan kesan tersendiri sehingga para peserta nanti bisa datang kembali bersama keluarga mereka.

Pecinta Mobil Klasik Berkumpul di Bali Rayakan Hari Jadi Ke-39.jpg

Ketua PPMKI Bali Agus Mahendra Pendit mengatakan selama tur panitia mengharapkan semua peserta mengikuti peraturan lalu lintas dan mempersiapkan kendaraan masing-masing dengan baik. “Karena jalur touring ini pendek dan melewati jalur pariwisata, kami harapkan semua tetap menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Agus Mahendra.

Tidak hanya merayakan ulang tahun di Bali, PPMKI juga melakukan penandatanganan kerja sama antara PPMKI dengan Classic Mercedes Taiwan. Kerja sama ini bertujuan untuk menggelar kegiatan pariwisata dengan mobil klasik seperti tur atau pameran, seminar dan berbagai pelatihan. Ronny Arifudin, selaku ketua umum PPMKI berharap dengan adanya kerja sama ini dapat mengenalkan Indonesia ke masyarakat Taiwan bahkan dunia, perkenalan dari Indonesai sendiri bisa berupa budaya, komunitas, serta tempat wisata.

“Kerja sama ini diharapkan dapat memperkenalkan Indonesia ke masyarakat Taiwan serta dunia, melalui berbagai kegiatan yang dilakukan bersama,” ujar Ronny Arifudin. Sementara Jerry Lu Kunying yang mewakili Mercedes Classic Taiwan juga mengungkapkan kegembiraannya atas kerja sama ini. “Semoga dengan kesepakatan kerja sama ini, Indonesia dan Taiwan bisa menyelenggarakan kegiatan internasional dengan lebih baik,” ungkapnya.

Pecinta Mobil Klasik Berkumpul di Bali Rayakan Hari Jadi Ke-39.jpg

Puncak perayaan HUT ke-39 PPMKI digelar di Courtyard Marriott, Nusa Dua. Acara ini dihadiri Pengurus Pusat dan Pengda PPMKI se-Indonesia. Selain itu, panitia mengundang perwakilan klub-klub mobil di Bali. Dalam malam syukuran tersebut akan dilakukan pula penyerahan sumbangan untuk korban gempa Lombok.