Ilustrasi Parjo.jpg

Parjo 2019 di TMII Targetkan Transaksi Rp7,5 Miliar

Kamis, 27 Juni 2019 15:00 | Galih Pratama

Salah satu event otomotif terbesar di Tanah Air, Pasar Jongkok atau dikenal dengan Parjo kembali akan digelar pada 6-7 Juli 2019 di Museum Purna Bahkti Pertiwi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Pada perhelatan kali ini, Parjo menargetkan bisa mendatangkan 30.000 pengunjung dan transaksi sebesar Rp7,5 miliar.

“Tahun kemarin mencapai 28 ribu dan itu sudah mendapat komplain karena macet, tahun ini kami target 30 ribu," kata Gusno Founder Parjo seperti dilansir kabaroto.com, Kamis (27/9/2019).

Untuk mencapai target tersebut, Parjo kali ini dikemas dengan konsep yang lebih menarik dengan mengikuti perkembangan zaman mulai dari digitalisasi hingga mengangkat industri kreatif otomotif yang tengah tumbuh di Tanah Air. Industri kreatif tersebut di antaranya Automotive Culture, Sneakers, Clothing, Artworker, Barber, dan lainnya.

[Baca Juga: Pameran Mobil Komersial GIICOMVEC Akan Digelar Tahun Depan]

“Tahun ini Parjo juga tak hanya sebatas event untuk pehobi otomotif mencari spare part atau kebutuhan untuk motor dan mobil saja, tapi juga menjadi sarana penunjang otomotif seperti baju,” tambah Gusno.

Mengenai konten acara, kata Gusno, Parjo 2019 masih didukung dengan sejumlah pameran motor dan mobil. Ada juga city ride, kumpulkomunitas mobil, kontes modifikasi dan custom, hingga lomba airbrush.

Tercatat, ada sebanyak 200 peserta yang sudah dipastikan ikut dalam Parjo 2019. Mereka terdiri dari para tenant, sponsor, pelapak, garage, komunitas, dan food & baverage.

Parjo 2019 akan dibuka mulai pukul 09.00 – 22.00 WIB. Pengunjung bisa masuk ke venue Parjo 2019 dengan membayar tiket masuk Rp50 ribu (pembelian offline) dan Rp35 ribu (pembelian online) via Bukalapak.

Ari K. Wibowo, Associate Vice President of Brand Bukalapak mengatakan, kehadiran Bukalapak di ajang Parjo 2019 sebagai bentuk dukungan pada generasi muda khususnya para penggiat industri kreatif di Indonesia.

“Kami berharap dapat terus mendukung kemajuan dengan memberikan kemudahan akses bagi para komunitas industri kreatif untuk memenuhi setiap kebutuhan mereka,” kata Ari dilansir dapurpacu.id.