overheat.jpg

Overheating

Kamis, 31 Januari 2019 10:00 | Inggil Yustiar

Pengertian

Overheating adalah kondisi di mana kendaraan mengalami panas yang berlebihan, biasanya akan ada asap yang keluar dari kap mobil. Komponen yang sering terkena ovearheat sendiri yakni mesin. Hal tersebut merujuk pada sistem pendinginan yang tidak berfungsi dengan baik atau bisa juga karena mesin digunakan secara paksa. Banyak dari kejadian overheat sendiri adanya kebocoran atau kerusakan radioator setelah mengalamai kecelakaan dan pengemudi tetap memaksa untuk menjalankan.

[Baca Juga: Direct Injection]

overheat.jpg

Penyebab Utama Terjadinya Overheat

  1. Motor Fan Tidak Berfungsi
Motor Fan.jpg

Ketika mesin mobil sedang berjalan, tentu radiator juga akan bekerja dan salah satu komponen yang mendinginkannya adalah motor fan. Sirkulasi udara yang diberikan oleh motor fan mampu membuat radiator tidak terlalu panas. Namun, jika motor fan mati maka tidak ada aliran udara yang mendinginkan coolant pada radiator. Sehingga suhu mesin akan tetap panas karena tidak adanya aliran udara yang dapat mendinginkan suhu mesin. Akibatnya, temperatur di ruang bakar mesin tetap panas dan dapat mengakibatkan overheat pada mesin.

2. Radiator Cap Rusak

Radiator Cap.jpg

Banyak kasus dimana salah satu komponen bahan dari cap atau tutup radiator berbahan dasar karet. Bahan dasar karet sendiri ketika terkena panas akan menjadi getas, sehingga coolant tidak bisa mengatur tekanan di dalam radiator. Dengan demikian cap radiator haruslah sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Jika tidak maka valve pada cap radiator tidak akan terbuka ketika tekanan radiator tinggi, yang diakibatkan karena suhu mesin yang panas. Hal tersebut dapat menyebabkan engine overheat karena sirkulasi dari coolant tidak bekerja maksimal.

3. Bocornya Radiator

Radiator Bocor.jpg

Kebocoran pada radiator biasa disebabkan oleh korosi pada kisi-kisi radiator. Hal tersebut bisa terjadi karena radiator diisi sembarang air selain coolant radiator. Sehingga kandungan oksigen dalam air bertemu dengan logam dan terjadilah reaksi kimia yang mengakibatkan korosi. Korosi tersebut lah yang membuat radiator berbahan logam akan terkikis dan menyebabkan kebocoran. Pada kebocoran ini, coolant akan terbuang dan tidak dapat mendinginkan suhu mesin kendaraan. Jika terus-terusan coolant tidak mendinginkan suhu mesin, tentu saja akan terjadi suhu panas semakin meningkat. Dengan demikian akan terjadinya overheat.

4. Air Radiator Habis

Air radiator habis.jpg

Sudah banyak yang sering menyepelekan hal ini, ketika air radiator habis maka dapat menyebabkan sistem sirkulasi di radiator tidak bekerja optimal. Air radiator sendiri bisa habis karena penguapan akibat suhu mesin yang panas atau adanya kebocoran pada sistem sirkulasi radiator. Tidak adanya air radiator maka suhu mesin tidak dapat didinginkan. Kemudain yang terjadi mesin akan terkena overheat.