NCAP.jpg

NCAP

Kamis, 31 Januari 2019 8:00 | Inggil Yustiar

Pengertian

NCAP merupakan singkatan dari New Car Assesment Program. NCAP sendiri adalah suatu lembaga yang memiliki tugas menguji kelayakan produk baru suatu mobil yang dipasarkan kepada konsumen.

NCAP.jpg

Didirikan pada tahun 1979 oleh sebuah lembaga bernama United States National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), dengan tujuan agar setiap produsen mobil lebih memperhatikan fitur-fitur keselamatan dalam setiap produk yang mereka keluarkan. Keberadaan NCAP pun terbukti suskes menurunkan tingkat kecelakaan yang terjadi di lalu lintas Amerika secara signifikan.

[Baca Juga: Back Sonar System]

Kesuksesan yang diraih oleh NCAP Amerika ini membuat Inggris juga menerapkan NCAP, yang kemudian disetujui oleh negara-negara Eropa lainnya sehingga berdirilah NCAP Eropa setelahnya, negara-negara lain juga mengikutinya. Masing-masing memiliki kebebasan untuk memberikan standar kelayakan uji kendaraan. Indonesia sendiri tergabung dalam NCAP ASEAN yang memberikan rating terhadap mobil-mobil yang diedarkan di wilayan ASIA termasuk Indonesia.

Cara Kerja NCAP dalam Memberi Rating

Dalam memberikan rating uji keselamatan NCAP mempunyai beberapa proses. Proses yang dilakukan oleh NCAP dalam mempertimbangkan apakah sebuah mobil layak diberi rating baik atau tidak pun terbilang banyak. Secara umum, NCAP akan memberikan penilaian terhadap aspek keselamatan sebuah mobil baru berdasarkan dua pertimbangan, yaitu sistem keamanan pasif dan sistem keamanan aktif.

NCAP.jpg

Sistem keamanan pasif sendiri adalah sistem keamanan yang dapat melindungi pengemudi dan penumpang saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat berkendara, misalnya crumple zone dan side doors impact beam, sedangkan yang dimaksud sistem keamanan aktif adalah sistem keamanan yang berfungsi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan saat para berkendara, misalnya sabuk pengaman, automatic emergency breaking system, electronic stability control, atau sensor pengingat saat pengemudi mengendarai mobil diatas batas kecepatan yang dianjurkan.

NCAP kemudian akan menilai kelayakan sistem keamanan sebuah mobil baru dengan menggunakan dua cara. Pertama dengan menghantamkan mobil baru tersebut secara keras di bagian depan. Ini untuk menilai kekuatan crumple zone. Kedua dengan cara menghantamkan suatu obyek ke bagian samping untuk menilai kekuatan side doors impact beam-nya. Sehingga standar kelayakan sistem keamanan pasif mobil tersebut dapat dinilai. Sedangkan untuk menilai sistem keamanan aktifnya, NCAP tinggal melakukan pengecekan terhadap fungsi bagian-bagian interior mobil tersebut.

Sebelum dilakukannya uji coba kelayakan seperti yang telah dijabarkan diatas. Di dalam mobil ditempatkan semacam orang-orangan yang dilengkapi sebuah sensor. Dengan bagitu nantinya setelah mobil ditabrakkan, tingkat keparahan cedera dari orang-orangan ini dapat diperkirakan.

Untuk menilai kekuatan crumple zone sebuah mobil baru, NCAP akan melakukan suatu percobaan dengan cara menabrakkan mobil tersebut ke sebuah penghalang. Kekuatan penghalang ini telah didesain sesuai dengan batas kelayakan dari crumple zone suatu mobil, dengan kecepatan yang telah disesuaikan pula dengan standar kelayakan NCAP.

Sedangkan untuk menilai kelayakan kekuatan side doors impact beam NCAP akan melakukan suatu uji kelayakan dengan cara menabrakkan sebuah troli dengan kecepatan yang telah disesuaikan dengan standar kelayakan NCAP ke bagian pintu samping mobil.

Setelah dilakukannya uji coba tersebut, NCAP akan mengukur seberapa parah cedera yang dialami oleh orang-orangan yang terdapat di dalam mobil tersebut. Untuk penilaian terhadap perlindungan konsumen, NCAP akan memberikan nilai dari skala 0 hingga 16, di mana nilai 16 merupakan tanda bahwa suatu mobil memberikan sistem keamanan terbaik bagi para pengemudinya.

NCAP.jpg

Sedangkan untuk memberikan rating terhadap kelayakan sistem keamanan aktif maupun pasif suatu produk mobil, NCAP biasanya akan memberikan rating berupa sebuah bintang yang skalanya 1 hingga 5 bintang. Raihan5 bintang berarti mobil tersebut memiliki sistem keamanan pasif dan aktif yang sangat luar biasa.