Ilustrasi pembatasan usia mobil.jpg

Mobil Berusia 10 Tahun Dilarang Melintas di Jakarta

Selasa, 6 Agustus 2019 13:00 | Galih Pratama

Masalah polusi udara memang menjadi permasalahan yang tengah dialami DKI Jakarta. Berbagai solusi pun terus digalakkan untuk menekan polusi udara tersebut. Salah satu solusi yang tengah hangat diperbincangkan adalah pelarangan kendaraan pribadi berusia 10 tahun melintas di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta No. 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. Ia memberikan beberapa instruksi, salah satunya adalah pembatasan usia kendaraan yang melintas di kawasan Jakarta.

Dalam Ingub tersebut, Anies meminta memperketat ketentuan uji emisi bagi seluruh kendaraan pribadi mulai tahun ini (2019). Selain itu, kendaraan pribadi berusia lebih dari 10 tahun bakal dilarang beroperasi di DKI Jakarta pada 2025.

"Memperketat ketentuan uji emisi bagi seluruh kendaraan pribadi mulai pada tahun 2019 dan memastikan tidak ada kendaraan pribadi berusia lebih dari 10 (sepuluh) tahun yang dapat beroperasi di wilayah DKI Jakarta pada tahun 2025," tulisnya dalam Ingub.

[Baca Juga: Tahun Depan, Toyota Gencar Luncurkan Mobil Listrik]

Tak hanya menyasar kepada kendaraan pribadi, Anies juga meminta untuk memastikan tidak ada angkutan umum berusia di atas 10 tahun dan tidak lulus uji emisi di jalan serta menyelesaikan peremajaan angkutan umum melalui program Jak Lingko pada 2020.

Untuk memuluskan program tersebut, Anies menginstruksikan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta agar menyiapkan rancangan Peraturan Daerah tentang Pembatasan Usia Kendaraan di atas 10 tahun pada tahun 2020.

Sayangnya, belum ada kejelasan soal kendaraan pribadi yang dimaksud. Apakah mobil saja atau berlaku untuk sepeda motor juga.

Pembelian Mobil Naik

Aturan pembatasan usia mobil di Jakarta tersebut memang menuai pro dan kontra. Namun diyakini, aturan tersebut akan meningkatkan penjualan mobil, khususnya di Jakarta. Mengingat, daya beli masyarakat di Jakarta dinilai masih cukup tinggi.

[Baca Juga: Pemerintah Targetkan 400 Ribu Mobil Listrik Tahun 2025]

Seperti diungkapkan Executive General Manager Toyota Astra Motor Franciscus Soerjopranoto mengatakan, pembatasan kendaraan berusia lebih dari 10 tahun di ibu kota diperkirakan dapat meningkatkan volume pembelian mobil. Apalagi, mobilitas menjadi hal yang penting bagi masyarakat Jakarta. "Pasar bisa bertambah karena butuh penggantian kendaraan yang sudah 10 tahun, ganti mobil baru," katanya seperti dilansir katadata.com, Selasa (6/8/2019).

Sementara Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Johannes Nangoi juga mengatakan kemungkinan peningkatan penjualan bisa terjadi. "Kalau satu orang satu mobil. Kemudian 10 tahun ganti baru, bisa bantu dongkrak penjualan," ujarnya.