Mobil SUV.jpg

Menakar Tren Mobil SUV pada 2020 di Indonesia

Senin, 9 Desember 2019 15:00 | Galih Pratama

OTONEWS – Pupolaritas mobil segmen Sport Utility Vehicle (SUV) terus menunjukkan eksistensinya. Banyak produsen otomotif dunia yang menghadirkan mobil di segmen tersebut. Tak hanya di pasar global, segmen SUV juga telah menjadi salah satu pasar yang terus berkembang di Tanah Air.

Tengok saja, mulai dari petengahan hingga akhir tahun ini sejumlah produsen otomotif gencar menghadirkan produk SUV-nya. Hal ini seolah menjadi sinyal kuat bahwa SUV akan menjadi model mobil yang cukup diminati atau bahkan tren pada 2020 mendatang. Tak menutup kemungkinan bisa saja menggeser pasar segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) yang saat ini masih merajai penjualan otomotif di Indonesia.

Seperti diungkapkan pengamat otomotif Indonesia, Yannes M. Menurutnya, tren pertumbuhan penjualan kendaraan roda empat tidak hanya terfokus pada jenis mobil MPV. Model sedan dan SUV juga akan tumbuh seiring dengan regulasi baru dari pemerintah.

“Kalau di Indonesia segmen MPV memang paling banyak peminatnya. Ini perlahan akan bergeser,” kata Yannes seperti dilansir dari inews.id, Senin (9/12/2019).

[Baca Juga: Beberapa Pilihan Mobil SUV Cocok Untuk Keluarga]

Apa faktornya? Yannes menerangkan adanya aturan terkait Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah No 73 tahun 2019, diyakini akan membuat segmen kendaraan SUV tumbuh di Indonesia. "Dengan adanya harmonisasi pajak, harapannya akan berimbang antara MPV, SUV dan sedan," ujarnya.

Kebangkitan SUV

Tanda-tanda kebangkitan model SUV pada 2020 memang sudah terasa. Pada ajang IIMS 2019 lalu misalnya, banyak model SUV yang resmi diluncurkan. Hyundai Kona, salah satu SUV yang diperkenalkan di ajang tersebut. SUV ini memiliki desain khas dengan elemen desain yang lebih segar.

Lalu, ada DFSK pabrikan otomotif asal China yang menghadirkan DFSK Glory 560 dan 580. Tak hanya menggarap pasar domestik, SUV buatan lokal ini cukup diminati di pasar global. Per November 2019, mereka memulai kegiatan ekspor DFSK Glory 580 ke Hongkong.

Sebagai tahap pertama, mereka mendatangkan 30 unit DFSK Glory 580 1.5 CVT Comfort yang didatangkan secara utuh (Completely Built Up/CBU) dari Indonesia. Kuantitas jumlah ekspor ke Hongkong ini akan terus bertambah setiap bulannya dan ditargetkan mencapai 1.000 unit pada tahun 2020.

Sementara di penghujung tahun, ada dua produsen ternama meluncurkan mobil segmen SUV. PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) selaku agen pemegang merek (APM) Mazda di Tanah Air baru saja memperkenalkan All New Mazda CX-8.

Tingginya minat pasar segmen SUV jadi alasan mengapa PT EMI memperkenalkannya di Indonesia. Kehadiran three-row SUV ini mengisi celah di antara Mazda CX-5 dan Mazda CX-9 yang terlebih dahulu sudah mengaspal di Indonesia.

“All-New Mazda CX-8 ini pada awalnya hanya dijual di Jepang saja. Tetapi karena semakin meluasnya permintaan di luar Jepang maka mulai dijual ke Australia dan untuk pasar Asia Tenggara hanya tersedia di Malaysia, Filipina, Thailand dan Indonesia,” jelas Roy Arman Arfandy, Presiden Direktur, PT EMI beberapa waktu lalu.

Untuk pasar Indonesia, All New Mazda CX-8 ditawarkan dengan dua pilihan atau tipe. Pertama ada tipe All-New Mazda CX-8 Touring yang dibanderol Rp644.800.000 dan All-New Mazda CX-8 Elite seharga Rp746.800.000.

[Baca Juga: Hadir di Indonesia, All New Mazda CX-8 Dibanderol Mulai Rp664 Juta]

Setali tiga uang, produsen mobil Eropa pun seolah tak mau kalah dengan kendaraan merek Jepang. Melalui surat undangan yang diterima Otopedia pada 3 Desember 2019, Mercedes Benz Indonesia akan meluncurkan mobil SUV andalannya.

Tak hanya satu, tapi dua SUV sekaligus akan diperkenalkan Mercedes-Benz, yakni The New GLC dan GLE. Mobil SUV rakitan Pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang, Bogor ini, siap meramaikan peta persaingan SUV di Tanah Air.

Di sisi lain, timbul pertanyaan besar apakah pasar mobil segmen SUV mampu diserap dengan baik oleh pasar di Tanah Air. Mengingat tahun 2019 saja, penjualan tak secerah tahun lalu. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia bahkan merevisi target penjualan mobil baru hingga akhir 2019. Angkanya menjadi 1 juta unit saja, dari sebelumnya 1,15 juta unit.

Patut kita tunggu, apakah segmen mobil SUV akan menjadi tren mobil di tahun 2020 dan mampu mendapatkan penjualan positif di Tanah Air.

Artikel Lainnya

/media/images/Kia-Rio-Facelift-2.original.jpg

Kia Rio Facelift Kini Usung Mesin Hybrid Ringan

/media/images/Hyundai-Santa-Fe-Facelift.original.jpg

Hyundai Santa Fe 2021 Tak Sekadar Facelift