Lolos-Sertifikasi-Uji-Tipe,-Esemka-Siap-Diproduksi-Massal-3.jpg

Lolos Sertifikasi Uji Tipe, Esemka Siap Diproduksi Massal

Selasa, 13 November 2018 14:00 | Galih Pratama

Setelah lama tak terdengar, mobil Esemka kabarnya dalam waktu dekat akan diproduksi massal. Pemerintah telah memberikan lampu hijau kepada PT Adiperkasa Citra Esemka Hero untuk memproduksi massal mobil Esemka. Hal ini juga diperkuat oleh hasil sertifikasi uji tipe (SUT). Di mana ada delapan tipe mobil Esemka yang telah mengantongi SUT. Dari delapan tipe tersebut, ada enam tipe yang siap diproduksi massal.

Dilansir dari poskotanews.com pada Senin (12/11/2018), data Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) menyebutkan, ada enam tipe mobil Esemka yang akan diproduksi massal. Pertama, ada pick up kabin ganda Digdaya 2.000 cc. Selain itu, ada tipe Minivan Borneo 2.700 cc diesel. Disusul pick up Bima dengan empat varian dengan kapasitas mesin yang beragam. Ada 1.000 cc, 1.300 cc, 1.500 cc, dan 1.800 cc.

Lolos-Sertifikasi-Uji-Tipe,-Esemka-Siap-Diproduksi-Massal-5.jpg

Sementara dua tipe lainnya, yakni Garuda, mobil penumpang bukan sedan dengan penggerak empat toda dan mesin 2.000 cc transmisi manual dan tipe Niaga bermesin 1.000 cc, belum menerima tanda pendaftaran tipe (TPT) dari Kementerian Perhubungan. Mobil bermesin bensin ini tak bisa diproduksi massal karena berstandar Euro 2. Artinya kendaraan tersebut belum memenuhi standari emisi atau gas buang Euro 4.

Dilansir dari tempo.co.id pada Senin (12/11/2018), Indonesia memberlakukan wajib standar Euro 4 bagi mobil baru bermesin bensin mulai 7 Oktober 2018. Adapun bagi kendaraan bermesin diesel akan dimulai pada 7 Oktober 2021.

[Baca Juga: Veloz Owner Clubs Sambangi Pabrik Ban]

Sementara Inisiator Esemka, Sukiyat mengatakan bahwa mobil Esemka yang akan diproduksi secara massal adalah mobil Esemka generasi III. Berbeda dengan sebelumnya, mobil Esemka generasi ke III ini merupakan kendaraan Alat Mekanisme Multiguna Pedesaan (AMMDes)

Sukiyat menambahkan, mobil Esemka generasi III akan diproduksi secara massal mulai Januari 2019. Ada sebanyak 15.000 unit kendaraan akan diproduksi di dua tempat, yakni Citeureup, Bogor, Jawa Barat dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Lolos-Sertifikasi-Uji-Tipe,-Esemka-Siap-Diproduksi-Massal-2.jpg

Mobil Esmeka generasi III ini telah melawati serangkaian uji coba selama tiga tahun di Bogor. Beberapa pameran kendaraan baik tingkat nasional maupun internasional pun pernah diikutinya. Misalnya Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 yang digelar pada Agustus 2018 di ICE BSD City, Tangerang.

Mobil Esemka generasi III memiliki banyak manfaat untuk kegiatan pertanian. Misalnya untuk pengupas padi, pemutih beras, pengairan, pembuat pelet dan lainnya. Mobil Esemka generasi III ini kendaraan berbasis pick-up bertenaga mesin diesel yang menyalurkan tenaganya pada penggerak roda belakang.

Lolos-Sertifikasi-Uji-Tipe,-Esemka-Siap-Diproduksi-Massal.jpg

Respons pasar terhadap mobil Esemka generasi III cukup baik. Sukiyat mengaku, bahwa mobil Esemka generasi III sudah dipesan oleh ribuan orang di berbagai daerah Tanah Air. Dia pun menyakini, kehadiran mobil Esemka generasi III ini mampu meraih kesukesan. “Kendaraan AMMDes ini sudah ada ribuan yang pesan. Mereka yang pesan dari berbagai daerah,” kata Sukiyat seperti dilansir dari kompas.com pada Senin (12/11/2018).

Mengenai harga, rencananya satu unit kendaraan mobil Esemka generasi III ini nantinya akan dijual dengan harga Rp70 juta. Rencananya, mobil Esemka generasi III ini akan dipasarkan melalui pemesanan yang cukup mudah. Masyarakat yang ini memesan, cukup meninggalkan kartu identitas (KTP) dan nomor telepon.