Leaf Spring

Leaf Spring

Kamis, 31 Januari 2019 19:00 | Galih Pratama

Leaf spring adalah bagian dari struktur sistem suspensi pada kendaraan mobil yang bentuknya seperti lembaran plat. Suspensi leaf spring terdiri dari beberapa lembar plat baja tebal antara tiga hingga lima lembar yang disusun secara vertikal atau ke atas.

Pengaplikasikan suspensi ini adalah dengan merekatkan poros sumbu roda pada bagian tengah per plat baja. Sedangkan pada bagian ujung leaf spring langsung diikat ke bodi kendaraan atau mobil. Sistem suspensi ini umumnya digunakan pada kendaraan berat atau niaga.

Susunan leaf spring dapat mendukung beban yang besar jika kekonstanan spring bisa bertambah dengan mengubah bentuk, jumlah, lebar, dan tebalnya leaf.

[Baca Juga: Air Suspension]

Kelebihan Leaf Srping

Struktur leaf spring bentuknya sederhana dan kuat. Leaf spring cukup direkatkan ke bodi kendaraan sehingga posisi atau letaknya tak akan bergeser serta memiliki kekuatan yang sangat kokoh untuk menahan beban.

Kekurangan Leaf Spring

Mobil saat dikendarai kurang nyaman karena terasa keras dan timbulnya bunyi-bunyian akibat gesekan antar plat baja karena adanya internal friksi yang besar.

Komponen Leaf Spring

  • Leaf

Lapisan pada leaf spring dinamakan leaf. Leaf dibuat melengkung dan tak ada celah. Sehingga menimbulkan friksi tinggi yang membuat spring bekerja efektif dalam mengurangi getaran.

  • Penamping melintang leaf

Tak hanya berbentuk datar, leaf ada juga ada yang berbentuk melintang untuk mengurangi berat dari leaf spring.

  • Bentuk leaf end

Ujung plat baja leaf spring berbentuk meruncing. Bentuk ini sangat ideal dalam pembagian tekanan dengan baik dan mengurangi friksi.

[Baca Juga: Shock Absorber]

  • Spring eye

Bentuk spring eye bervariasi. Ada metallic bushing, rubber bushing, dan lainnya. Bentuk dan ukuran spring eye sangat menentukan kekuatan menahan beban.

  • Clip
  • Shackle

Referensi: teknik-otomotif.com, wikipedia.org