Kondensor.jpg

Kondensor

Minggu, 27 Januari 2019 11:00 | Galih Pratama

Kondensor adalah salah satu bagian komponen sistem pengapian. Fungsinya menyerap loncatan bunga api yang terjadi antara breaker point (platina) pada saat membuka, kondisi di mana arus primer terputus dengan tujuan menaikkan tegangan pada coil sekunder (kumparan sekunder).

Komponen ini terbuat dari dua lembar alumunium yang dibatasi dengan kertas isolasi. Lembaran ini digulung dan ditempatkan pada tabung logam. Dalam pemasangannya, kondensor dirangkai secara paralel dengan kontak platina.

[Baca Juga: Ignition Coil]

Cara Kerja

Ketika platina mobil ataupun motor terbuka, aliran listrik pada kumparan primer akan terhenti. Pada saat itu, terjadi perubahan medan magnet yang mengakibatkan munculnya tegangan tinggi pada kumparan sekunder.

Pada perubahan garis gaya magnet tersebut juga menimbulkan tegangan induksi pada kumparan primer, dan arus induksinya dapat mengalir melalui kontak platina yang masih terbuka.

Selama platina masih terbuka, plat-plat pada kondensor menyediakan area yang luas untuk mengalirkan electron. Plat-plat tersebut akan menyerap arus yang akan mengalir lewat kontak platina.

Dalam kondisi tersebut, kontak platina mempunyai celah yang cukup untuk menghindari adanya percikan api. Bisa dibilang kondensor bekerja sebagai penampung arus listrik sementara.

[Baca Juga: Direct Injection]

Referensi: bisaotomotif.com, teknik-otomotif.com