Jumper.jpg

Jumper

Rabu, 30 Januari 2019 11:00 | Inggil Yustiar

Pengertian

Kabel jumper adalah sebuah alat tambahan cukup penting yang harus dipersiapkan. Kenapa disebut penting, sebab jumper bisa menjadi alat penolong ketika sedang berkendara, ketika aki mobil tiba-tiba mogok di jalan. Bentuk dari jumper kabel sendiri biasanya cukup besar, yaitu satu set terdiri dari dua kabel, satu berwarna merah dan satunya lagi berwarna hitam. Pada kedua ujung tersebut terdapat capitan buaya dengan warna yang sama pada kabel tersebut. Umumnya kabel jumper memiliki panjang sekitar 2 hingga 3 meter.

Kabel-jumper.jpg

Fungsi

Kabel jumper mempunyai fungsi sebagai alat pengirim daya tambahan pada aki mobil yang lemah. Ada banyak sebab ketika mobil tiba-tiba mogok di jalan, salah satunya adalah aki yang lemah atau sudah rusak. Dengan begitu menggunakan kabel jumper sebagai alat transfer daya dari satu aki ke aki lain menjadi solusi. Cara ini menjadi yang paling mudah, khususnya pada mobil bertransmisi otomatis. Berbeda dengan transmisi manual ketika aki mogok dan tidak ada kabel jumper, masih bisa dihidupkan dengan cara di dorong, namun untuk transmisi otomatis cara tersebut tidak dapat dilakukan.

Kabel-jumper--3.jpg

Cara Menggunakan

Untuk menggunakan kabel jumper caranya cukup mudah. Seperti dilansir dari Revster, hanya membutuhkan dua syarat. Syarat pertama mempunyai kabel jumper dan syarat kedua terdapat aki yang masih bagus sebagai alat pendonor.

Setelah terdapar dua syarat tersebut, berikut langkah-langkah selanjutnya yang harus diikuti:

  1. Siapkan kabel jumper dan aki yang masih bagus
  2. Dekatkan satu sama lain aki yang bagus dan aki yang akan dijumper. Jika menggunakan aki yang masih terpasang pada mobil, sebaiknya kedua mobil dalam keadaan diam dan stabil. Pada mobil manual posisi gigi harus dimasukkan dan pada mobil matik pastikan berada dalam posisi P. Matikan kedua mesin mobil, lalu buka kap mesinnya.
  3. Pasang kabel merah, jepitkan pada kutub positif aki mobil yang mogok, begitu juga pada aki yang masih bagus.
  4. Pasang juga kabel hitam dan jepitkan pada kutub negatif aki mobil yang bagus. Pada mobil aki mogok pasang kabel tersebut pada bagian mobil yang terbuat dari logam, bisa pada bodi mobil atau mesin mobil.
  5. Pastikan jepitan kabel tersebut terpasang dengan kuat.
  6. Hidupkan mobil yang menjadi pendonor aki.
  7. Tunggu berapa saat, jangan hidupkan dulu mobil yang akinya mogok.
  8. Untuk mengetahui aki mobil yang mogok sudah nyala, lihat pada panel speedo meter apakah lampu aki sudah menyala. Jika sudah maka hidupkan mesin
  9. Lepas kabel jumper. Saat melepas kabel jumper berlawanan pada saat memasang, dimulai dari cabut ujung kabel hitam dari mobil yang mogok, kemudian cabut ujung lain pada mobil pendonor. Lakukan hal yang sama pula pada kabel berwana merah
  10. Setelah aki yang mogok sudah terisi dan bisa menyalakan mesin, biarkan mobil pendonor aki tersebut hidup beberapa saat sebelum dimatikan. Hal tersebut untuk memastikan tenaga akinya sudah kembali terisi ketika dipakai. Untuk mobil yang akinya mogok jangan matikan mesin, sampai tiba di tujuan.

Tutup kedua kap mesin dan melanjutkan perjalanan.

aki-mobil-yang-mogok.jpg

[Baca Juga: Engine Control Unit]

Artikel Lainnya

/media/images/Ground-Clearance.original.jpg

Ground Clearance

/media/images/Ilustrasi_mesin_VVT-i.original.jpg

VVT-i

/media/images/Ilustrasi_Fog_Lamp_Mobil.original.jpg

Fog Lamp

/media/images/Mobil_Crossover.original.jpg

Crossover