Ilustrasi oli mesin.jpg

Jangan Asal, Ini Oli Mesin yang Tepat untuk Mobil LCGC

Rabu, 7 Agustus 2019 16:00 | Galih Pratama

Bagi pemilik mobil Low Cost and Green Car (LCGC) sepertinya harus pandai dalam memilih pelumas mesin. Mengingat LCGC memiliki desain mesin yang berbeda dengan mobil pada umumnya. Jika salah pilih oli mesin, bisa jadi mobil kerap mengalami masalah.

Dijelaskan M Wahab, salah satu Pengamat Otomotif Tanah Air, pemilihan oli pada mesin mobil LCGC memang harus benar-benar diperhatikan. Terutama bagi mereka yang kerap mengunakan mobil LCGC untuk melibas kemacetan di dalam kota, seperti Jakarta.

“Kalau macet kan biasanya mobil stop and go. Situasi ini justru berpotensi masalah pada mesin LCGC. Karena mesin mobil jadi mudah panas,”kata Wahab di sela-sela acara peluncuran Castrol GTX Ultraclean di Pejaten Barat, Rabu (7/8/2019).

[Baca Juga: 4 Tips Memilih Oli Mesin yang Tepat]

Guna menekan suhu panas pada mesin, lanjut Wahab, pemilihan pelumas atau oli mobil LCGC yang tepat menjadi sangat penting. Menurutnya, mesin mobil LCGC sangat dianjurkan menggunakan pelumas dengan viskositas yang rendah. “Bisa memakai oli jenis 5W 30 atau 10W 30. Lebih encer pastinya lebih bagus untuk mesin mobil LCGC,” tambahnya.

Diketahui, mobil LCGC dirancang dengan teknologi canggih dengan mesin yang semakin presisi. Sehingga celah antar komponen semakin rapat. Oleh karenanya, dibutuhkan oli mesin yang encer agar bisa masuk ke celah antakomponen mesin.

“Selain harus memilih oli yang encer dengan full sintetik, jenis oli multi grade sangat diperlukan. Karena sifatnya yang mampu meng-cover suhu bawah (dingin) dan suhu atas (panas) pada mesin,” jelasnya.

[Baca Juga: Patokan Ganti Oli Mesin Mobil Bukan Jarak Tempuh]

Selain pemilihan oli, kata Wahab, untuk menjaga performa mesin mobil LCGC juga harus memperhatikan pemakaiannya. Menurutnya, mobil LCGC sebaiknya digunakan untuk jarak pendek, bukan untuk jarak jauh seperti keluar kota. Sebab, karakter mesin LCGC memang bukan untuk jarak jauh.

“Rata-rata yang namanya mobil 3 silinder memang di desain untuk mobil perkotaan. Desainnya pemakaian dalam kota. Jadi bisa saya simpulkan city car tidak didesain untuk pemakaian jarak jauh yang terus menerus,” tutupnya.

Artikel Lainnya

/media/images/Ban-Mobil.original.jpg

Pilih Mana, Ban Radial atau Bias?

/media/images/Kampas-Rem-Mobil.original.jpg

Tanda-tanda Kampas Rem Mobil Aus

/media/images/Oli-Transmisi-Matik.original.jpg

Cara Tepat Menguras Oli Transmisi Mobil Matik