Filter Oli.jpg

Ini Waktu yang Tepat untuk Ganti Filter Oli

Rabu, 21 Agustus 2019 15:00 | Galih Pratama

OTOTIPS - Mengganti oli mesin secara berkala tentunya sudah menjadi kewajiban wajib para pemilik kendaraan untuk menjaga performa mesin mobil. Namun, perlu diingat mengganti oli mobil sejatinya juga harus dibarengi dengan pergantian filter oli. Sebab, komponen yang berfungsi menyaring kotoran yang akan masuk ke mesin ini tak bisa anggap sepele.

Dengan filter oli, mesin mobil akan lebih awet karena bisa mencegah kotoran yang masuk ke dalam mesin. Lalu, timbul pertanyaan kapan waktu yang tepat atau ideal untuk mengganti filter oli?

Melansir carmudi.co.id, Rabu (21/8/2019), memang banyak asumsi terkait kapan waktu yang pas untuk mengganti filter oli. Ada yang berasumsi bahwa filter oli mesin diganti setiap 10.000 kilometer (km), atau setiap 2 kali mengganti oli mesin. Hal tersebut benar dan baik.

[Baca Juga: 4 Tips Memilih Oli Mesin yang Tepat]

Meski begitu, sebaiknya mengganti filter oli dibarengi atau bersamaan ketika mengganti oli mesin. Pasalnya, pada saat mengganti oli mesin, tapi tidak mengganti filter oli, maka oli sisa yang mengendap di filter oli otomatis tidak terbuang. Biasanya, ada sekira 1/4 atau 1/5 oli yang mengendap pada filter oli.

Dampaknya, oli mesin yang baru diganti akan bercampur dengan oli mesin lama yang mengendap di filter oli. Ini juga yang bisa menyebabkan oli mesin lama dan baru masuk ke mesin kendaraan.

Oli yang sudah tidak dalam kondisi baik, akan mengurangi performa oli di mesin kendaraan. Akhirnya, fungsi oli sebagai pelindung, pembersih dan sebagai pendingin mesin tidak dapat berfungsi secara maksimal.

[Baca Juga: Patokan Ganti Oli Mesin Mobil Bukan Jarak Tempuh]

Sementara jika filter oli tidak diganti secara berkala bisa berakibat fatal terhadap komponen mesin. Kotoran yang menumpuk pada filter oli berpotensi menggores dinding mesin dan lama kelamaan bisa merusak. Selain kotoran menumpuk, filter oli yang tak diganti membuat sirkulasi oli kendaraan tidak maksimal.

Jika melakukan perawatan berkala di bengkel resmi, maka mekanik akan mengganti saringan dengan produk asli. Sementara jika terpaksa menggunakan saringan aftermarket, perhatikan ulir dan diameternya. Pasalnya, ukuran lubang saringan setiap mobil tidak sama. Jika dipaksakan akan berpotensi menimbulkan kebocoran.

Artikel Lainnya

/media/images/Ilustrasi_Kaca_Film.original.jpg

Begini Cara yang Benar Merawat Kaca Film Mobil

/media/images/Indikator_Check_Engine.original.jpg

5 Penyebab Lampu Indikator Check Engine Menyala

/media/images/Transmisi_Otomatis.original.jpg

Tiga Hal Sepele Ini Bikin Mobil Matik Cepat Rusak