Perluasan Ganjil Genap.jpg

Ini Jenis Mobil Kebal Perluasan Ganjil Genap di Jakarta

Senin, 9 September 2019 14:00 | Galih Pratama

OTONEWS - Aturan perluasan ganjil genap di Jakarta membuat ruang gerak mobil berpelat hitam semakin terbatas. Mengingat ada 25 ruas jalan di Jakarta yang diberlakukan dalam perluasan ganjil genap per hari ini, Senin (9/9/2019). Meski demikian, pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberikan kelonggaran atau kekebalan bagi beberapa jenis kendaraan untuk melintas bebas di perluasan ganjil genap. Mobil jenis apa?

“Kendaraan berbasis listrik baik mobil dan motor tidak akan diberlakukan sistem ganjil genap,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seperti dilansir dari otomotif.tempo.co beberapa waktu lalu.

Sayangnya, tak dijelaskan dengan detail kendaraan elektrifikasi jenis apa yang boleh melintas di perluasan ganjil genap di Jakarta. Seperti diketahui, ada beberapa jenis kendaraan elektrifikasi yang telah dipasarkan di Tanah Air. Ada hybrid, plug-in-hybrid, fuel cell atau hydrogen, dan full listrik.

[Baca Juga: Perluasan Ganjil-Genap Efektif, Melanggar Didenda Rp500 Ribu]

Khusus untuk mobil full listrik, sebelum Peraturan Presiden (Perpres) tentang Kendaraan Listrik ditandatangani Presiden Jokowi, BMW Indonesia menjadi produsen mobil yang sudah memasarkan mobil full listrik.

Mobil Listrik BMW.jpg

Produk tersebut adalah BMW i3s. Mobil bertenga listrik ini merupakan interpretasi mobilitas tanpa suara dengan emisi lokal nol, dan dilengkapi motor listrik 184 tenaga kuda (tk) yang menghasilkan torsi puncak 270 Nm.

New BMW i3s hanya memerlukan 6.9 detik untuk melesat dari 100 km/jam dan mampu menempuh jarak hingga 280 km untuk sekali pengisian baterai. Harganya dibanderol Rp1,299 miliar.

Selain BMW i3s, mobil bertenaga murni listrik lainnya adalah Tesla Model 3. Belum lama ini, mobil listrik asal Negeri Paman Sam ini diboyong oleh importir umum, Pestige Motocars untuk dipasarkan di Tanah Air. Harganya dibanderol sekirar Rp1 miliar.

Mobil Tesla Model 3.jpg

Mobil ini diklaim memang ramah lingkungan dan mampu menekan biaya operasional secara signifikan. Misalnya, satu kali pengisian daya baterai dari nol sampai penuh biayanya hanya Rp70.000 dengan estimasi waktu pengisian selama 4 jam.

“Ini tentunya seperlima lebih hemat dibandingkan biaya bahan bakar kendaraan konvensional yang menggunakan mekanisme combustion engine,” klaim Rudy Salim Presiden Direktur Prestige Motorcars beberapa waktu lalu.

Selain mobil listrik, berdasarkan keterangan Dinas Perhubungan DIK Jakarta, perluasan ganjil genap di Jakarta juga tak berlaku untuk kendaraan berikut:

[Baca Juga: Gerbang Tol Ini Juga Kena Ganjil Genap]

  1. Kendaraan yang membawa masyarakat disabilitas.
  2. Kendaraan ambulans.
  3. Kendaraan pemadam kebakaran.
  4. Kendaraan angkutan umum (pelat kuning).
  5. Sepeda motor
  6. Kendaraan angkutan barang khusus BBM, dan BBG
  7. Kendaraan pimpinan Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia yakni: a. Presiden dan Wakil Presiden b. Ketua MPR, DPR, DPD c. ketua Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
  8. Kendaraan dinas operasional berpelat dinas TNI dan Polri.
  9. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing, serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara.
  10. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada pada kecelakaan lalu lintas.
  11. Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Polri, seperti kendaraan pengangkut uang (Bank Indonesia, antar bank, pengisian ATM), dengan pengawasan dari Polri.

Artikel Lainnya

/media/images/Toyota-Calya.original.jpg

Ragam Promo Mobil Toyota Baru Jelang Akhir Tahun