Ilustrasi oli transmisi matik.jpg

Ini Akibatnya Jika Lupa Ganti Oli Transmisi Matik

Kamis, 18 April 2019 15:00 | Galih Pratama

Mobil matik memang membutuhkan ‘perhatian’ lebih ketimbang mobil manual. Selain menganti oli mesin secara berkala, ada beberapa item yang membutuhkan perhatian ekstra agar usia pakai mobil lebih lama. Salah satunya adalah mengganti oli transmisi.

Pada mobil matik, pelumasan transmisi harus tetap terjaga dengan baik. Jangan sampai kualitas kandungan oli yang mengalir di dalam mesin berkurang. Dampaknya akan berpengaruh terhadap kinerja mesin.

“Sebaiknya diganti setiap kelipatan 80.000 kilometer (km). Jangan sampai lebih dari itu, efeknya bisa merugikan karena akan cepat rusak," kata Deni Adrian, Kelapa Bengkel Auto2000 Cibinong seperti dikutip dari laman kompas.com, Kamis (18/4/2019).

Lebih jauh dia menjelaskan, interval pergantian oli transmisi matik berbeda dengan pelumas untuk mesin. Kata Deni, pergantian oli mesin dilakukan setiap kelipatan 10.000 kilometer harus dibarengi dengan pergantian filter oli.

[Baca Juga: Awas, Jangan Salah Pilih Oli Mesin Mobil]

“Kebanyakan dari pemilik mobil matik, lupa untuk mengganti oli padahal sudah waktunya. Jadi sebaiknya diingatkan lagi dan jangan sampai kelewat,” ujar Deni.

Sementara Zainul Airf, Foreman Tunas Toyota Pasar Minggu Jakarta Selatan mengatakan, oli transmisi mobil matik mempunyai interval waktu yang berbeda-beda. Ada yang setiap 40 ribu km, 60 ribu km, dan 80 ribu km.

“Jika oli transmisi tidak pernah diganti atau selalu telat menggantinya, maka akan timbul masalah. Transmisi otomatis yang selip merupakan masalah yang terjadi akibat tidak digantinya oli transmisi otomatis,” kata Zainul seperti lansir dari laman gridoto.com.

Menurutnya, untuk menguji selip transmisi, Anda dapat mengendarai mobil melewati jalan menanjak. Jika masih normal, selip yang terjadi sangat minim. “Tapi jika Anda mendapatkan putaran mesin naik tapi tidak seleras dengan pertambahan kecepetan, maka transmisi sudah mengalami selip,”tambahnya.

[Baca Juga: 4 Tips Memilih Oli Mesin yang Tepat]

Masalah lainnya adalah munculnya bunyi kasar dan hentakan pada saat pindah gigi. “Biasanya kalau transmisi mobil kasar dan menghentak bisa karena torque converter yang sudah rusak,” ujarnya.

Efeknya cukup fatal terhadap performa mesin. Oleh sebab itu, wajib hukumnya melakukan penggantian oli transmisi otomatis sesuai dengan waktu yang ditentukan pabrikan.