Pameran GIICOMVEC 2020.jpg

‘Dihantui’ Virus Corona, Pameran GIICOMVEC 2020 Resmi Dibuka Menperin

Kamis, 5 Maret 2020 14:00 | Galih Pratama

OTONEWS – Di tengah kehebohan virus Corona (covid-19) yang masuk ke Indonesia, pameran GIICOMVEC 2020 tetap resmi dibuka Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2020). Pameran mobil komersial tersebut akan berlangsung mulai hari ini hingga Minggu, 8 Maret 2020.

Agus mengatakan, pameran GIICOMVEC 2020 jadi momentum yang baik untuk membangkitkan indusrti otomotif, khususnya kendaraan komersial. Terlebih, saat ini tekanan ekonomi begitu besar dan ditambah lagi dengan adanya wabah virus Corona (covid-19). "Saya meminta agar jangan sampai kita mendikotomikan antara covid-19 dengan apa yang kita lakukan dalam membangun industri," tegasnya.

[Baca Juga: Dibuka Besok, Ini Syarat Khusus Pengunjung Pameran GIICOMVEC 2020]

Dia mengajak kepada semua pihak, terutama pelaku industri otomotif agar tetap fokus membangun perekonomian nasional melalui pertumbuhan industri manufaktur pada sektor otomotif. "Pameran ini menunjukkan sinyal-sinyal bahwa upaya kita untuk mengembangkan ekonomi tidak boleh tersandera dengan adanya covid-19," tambah Agus.

Dia merinci, kerja industri otomotif khususnya jenis kendaraan komersial pada tahun 2019 memang mengalami perlambatan akibat dampak eknomi global. Di mana produksi kendaraan jenis truk dan pick up pada 2019 hanya sebanyak 214.000 unit. Sedangkan penjualan domestik untuk kendaraan tersebut pada tahun lalu tercatat 232.000 atau turun sebesar 10,8 persen dari tahun sebelumnya.

"Namun secara umum industri otomotif nasional memiliki potensi yang sangat besar untuk berkontribusi dalam menekan defisit neraca perdagangan, melalui peningkatan ekspor ke luar negeri," jelasnya lagi.

Buktinya, kata Agus, kinerja ekspor kendaraan bermotor roda empat atau lebih, pada tahun 2019 menunjukkan tren yang sangat positif di mana ekspor kendaraan CBU tercatat 332.000 unit atau naik sebesar 25,5 persen dari tahun sebelumnya. "Saya harapkan tahun ini ekspor kendaraan bisa mencapai 1 juta unit," harap Agus.

Sementara di kesempatan yang sama, Ketya Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengakui, perjalanan industri otomotif tahun lalu cukup berat. Namun, untuk tahun ini asosiasi yang membawahi berbagai merek otomotif roda empat ini yakin permintaan akan kendaraan akan kembali meningkat. "Gaikindo patut berbangga, pameran GICOMVEC tetap menjadi pilihan para pabrikan untuk menunjukan produk dan teknologi terkini," tegas Nangoi.

Bahkan, lanjutnya, pameran GIICOMVEC 2020 dipercaya sebagian agen pemegang merek (APM) sejumlah kendaraan komersial dengan meluncurkan produk terbarnya. Misalnya, DFSK memperkenalkan unit kendaraan komersial terbarunya yang menyasar segmen minibus dan van.

[Baca Juga: Pilihan Transportasi Menuju Pameran GIICOMVEC 2020]

Suzuki juga akan membawa pikap unggulannya, New Carry. Tak ketinggalan dari Hino, yang ikut meluncurkan produk terbarunya di hari pembukaan ini. Sedangkan dari Mitsubishi Fuso, ada varian terbaru dari Fuso Fighter, serta truk bertenaga listrik E-Canter, yang ditampilkan untuk diperkenalkan kepada seluruh masyarakat Indonesia dan masih ada lainnya.

Pameran GIICOMVEC 2020 sendiri dimeriahkan 12 APM kendaraan komersial. Merek di antaranya Daihatsu, DFSK, FAW, Hino, Isuzu, Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, UD Trucks, dan United Tractors.

Pameran mobil komersial ini dibuka untuk para pebisnis dan pengusaha yang ingin mendapatkan kendaraan komersial untuk kebutuhan bisnisnya. Selain itu, masyarakat umum juga bisa menikmati pameran ini tanpa dikenakan biaya alias gratis. Jam buka pamerannya sendiri dimulai dari pukul 10.00 - 18.00 WIB.