BPKB STNK.jpg

Darurat Corona, Denda Pajak Kendaraan Dihapus Hingga Mei 2020

Kamis, 2 April 2020 14:00 | Galih Pratama

OTONEWS – Penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang makin merajalela membuat sebagian pelayanan umum terpaksa ditutup. Tak terkecuali pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat). Di sejumlah daerah, Samsat telah membatasi jam operasional, bahkan tutup sementara. Lalu, bagaimana dengan pemilik kendaraan yang masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau pajak kendaraan habis?

Jangan khawatir, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan membebaskan denda telat membayar pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat selama masa Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah virus Corona.

Menurut akun resmi Instagram @divisihumaspolri, pajak kendaraan yang habis pada masa darurat virus Corona mendapat keringanan berupa penundaan tanggal pembayaran.

"Pada tanggal 29 Februari 2020 s/d 29 Mei 2020 (masa darurat Covid-19), dapat dilakukan penundaan pembayaran setelah tanggal 29 Mei 2020 atau lakukan pembayaran dengan menggunakan SAMSAT ONLINE (SAMOLNAS)" tulis pernyataan Korlantas seperti dikutip lewat akun Instagram resminya, Rabu (2/4/2020).

[Baca Juga: Balik Nama Mobil Tak Sulit yang Dikira, Ini Proses dan Biayanya]

Pajak Kendaraan.jpg

Kakorlantas Polri Irjen Istiono membenarkan, bahwa saat ini pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ditutup sementara terkait dengan penyebaran virus Corona. Dia menyarankan agar masyarakat bisa melakukan pembayaran non tunai atau via online.

"Silakan manfaatkan layanan melalui aplikasi Samolnas. Samolnas lebih praktis dan mudah, bisa dioperasikan melalui smartphone sehingga lebih cepat dan mudah," ujar Istiono, seperti dilansir tribunnews.com.

Bayar Pajak Online

Bagi Anda yang ingin membayar pajak kendaraan secara online, caranya juga cukup mudah. Pertama, Anda terlebih dahulu mengunduh aplikasi Samolnas di Google Play Store untuk ponsel Android.

Pengguna Samolnas terlebih dahulu mendaftar pada menu pendaftaran. Pada proses ini pengguna diminta memasukkan data sesuai identitas asli, seperti nomor polisi kendaraan, NIK sesuai KTP, lima digit terakhir nomor rangka, dan nomor telepon yang dapat dihubungi.

[Baca Juga: Begini Cara Mudah Bayar Denda Tilang Lewat E-Tilang]

Apabila data sudah diproses, pengguna akan memperoleh kode bayar yang dapat dilakukan melalui mobile banking atau ATM. Kode bayar berlaku dua jam. Untuk pembayaran, Samolnas sudah bekerja sama dengan sejumlah bank ternama. Seperti BNI, BRI, Mandiri, BTN, BCA, CIMB Niaga, dan Permata Bank. Bahkan, Anda juga bisa melakukan pembayaran lewat e-commerce Tokopedia.

Setelah pembayaran via online selesai, Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (TBPKP ) dan stiker pengesahan STNK akan dikirim ke alamat wajib pajak. Proses pengiriman biasanya memakan waktu tiga sampai tujuh hari.

Artikel Lainnya

/media/images/Kia-Rio-Facelift-2.original.jpg

Kia Rio Facelift Kini Usung Mesin Hybrid Ringan

/media/images/Hyundai-Santa-Fe-Facelift.original.jpg

Hyundai Santa Fe 2021 Tak Sekadar Facelift