Daihatsu Keselamatan Berkendara.jpg

Daihatsu Sebar Virus Keselamatan Berkendara di Surabaya

Rabu, 6 November 2019 15:00 | Galih Pratama

OTONEWS - Pekan lalu, Daihatsu bersama GT Radial kembali menggelar Auto Clinic 2019: Anticipated Driving Program. Mengambil tempat di outlet Astra Daihatsu Surabaya Waru, lebih dari 50 member komunitas Daihatsu dari Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Gresik, Mojokerto, Malang, hingga Madium yang ikut dalam acara ini.

Auto clinic kali ini menjadi batch terakhir dari total tujuh batch yang diagendakan sepanjang 2019. Sebelumnya, event serupa sukses digelar di Jakarta, Bandung, Semarang, Bekasi, dan Tangerang.

Sonny Susmana, praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), kembali menjadi Trainer dalam Auto Clinic ini. Sonny memberikan banyak tips keselamatan dan juga additional skill berkendara untuk para peserta.

Salah satu materi yang menarik adalah saat diungkap fakta tingginya angka kecelakaan yang diakibatkan oleh pecah ban dan kelelahan atau mengantuk. Pecah ban bisa terjadi jika kondisi ban sudah tidak layak pakai dan kurang angin.

[Baca Juga: Bahaya Ban Mobil Kelebihan atau Kekurangan Angin]

Sementara kelelahan (fatigue) terjadi karena pengemudi mengabaikan sinyal dari tubuh untuk beristirahat dan memaksakan diri untuk cepat sampai. Sonny menyampaikan bahwa sebaiknya tubuh diistirahatkan jika sudah berkendara lebih dari 3 jam.

“Jika mengantuk, boleh minum kopi namun kemudian harus tetap tidur, karena efek kafein akan dirasakan 1 jam setelah diminum. Sehingga saat bangun, tubuh fresh karena mendapatkan istirahat yang cukup dan juga dari efek kafein kopi,” jelasnya.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan praktik judgement ability test menggunakan New Astra Daihatsu Sigra. Di sesi ini, peserta diajarkan tentang teknik pengereman, melatih fokus berkendara, serta bagaimana mengambil keputusan jika mengalami kondisi yang tidak diinginkan saat berada di jalan raya.

“Seharusnya pengemudi yang mengendalikan mobil, bukan dikendalikan oleh mobil. Kuncinya adalah dengan mengikuti aturan lalu lintas dan selalu menggunakan akal sehat saat berkendara,” tegas Sonny.

Salah satu peserta Auto Clinic, Hanif Ashari mengatakan banyak manfaat yang didapat dari event ini. Terutama pengalaman dan pengetahuan baru tentang mengemudi di dalam sejumlah kondisi.

“Apalagi di sini bukan hanya teori saja, tapi ada praktik yang membuat saya deg-degan,” ujar anggota Avanza Xenia Club Indonesia Club (AXIC) ini.

[Baca Juga: AXIC Konsisten Kampanyekan Keselamatan Berkendara]

Sementara Sapto Pamungkas, Kepala Bengkel sekaligus Koordinator Service Wilayah Jawa Timur PT Astra International Daihatsu Sales Operation mengungkapkan kebahagiaannya atas antusiasme dan sambutan positif dari rekan-rekan klub member yang hadir. Dia juga menyampaikan harapannya semoga event ini bisa menjadi awal silaturahmi yang baik antara komunitas dan outlet Daihatsu.

“Klub dan outlet merupakan sebuah keluarga, yaitu keluarga besar Daihatsu, sehingga outlet kami ini juga menjadi rumah dari rekan-rekan klub atau komunitas Daihatsu,” tutupnya.