c10-1.jpg

Chevrolet E-10 Ubah Paradigma Mengenai Mobil Hot Rod Masa Depan

Kamis, 9 Januari 2020 14:00 | Aldi Prihaditama

OTONEWS - Jika dilihat secara sepintas, mungkin Chevrolet C-10 pikap ini seperti mobil hot rod pada umumnya. Ketinggian bodi direduksi hingga nyaris menyentuh permukaan jalan, velg yang atraktif, dan cat bodi yang begitu licin. Namun ada yang tersembunyi di balik kap depan dan di bak belakang pikap lansiran 1962 ini.

Chevrolet mengembangkan perangkat motor listrik Connect & Cruise yang dapat menghasilkan performa setara dengan 450 hp, yang berbasis komponen dari mobil listrik Chevrolet Bolt. Perangkat tersebut yang disematkan pada pikap Chevrolet ini membuktikan bahwa Chevrolet memiliki kapabilitas dalam melakukan konversi motor listrik pada kendaraan klasik, sehingga menggabungkan gaya modifikasi khas hot rod dengan performa tinggi dalam berkendara bebas emisi.

Bak belakang disesaki dengan perangkat elektronik dan susunan baterai.

“Karena menggunakan motor listrik, maka pikap C-10 ini kami namakan mobil konsep Chevrolet E-10. Dengan mengaplikasikan perangkat motor listrik Connect & Cruise, maka akan mengubah paradigma dan pemikiran dari penggemar mobil hot rod mengenai kendaraan listrik,” ujar Jim Campbell, selaku Vice President Chevrolet Performance & Motorsports.

[Baca Juga: Pemerintah Targetkan 400 Ribu Mobil Listrik Tahun 2025]

Seiring dengan visi General Motors untuk mencapai dunia yang bebas emisi, maka mobil konsep seperti pikap E-10 ini tentu membantu Chevrolet untuk mencapai tujuan tersebut, sekaligus tetap mendukung antusiasme para penggemar mobil klasik dalam menikmati kendaraan kesayangan mereka.

Sepasang motor listrik eCrate memenuhi kompartemen depan.

Sistem penggerak Connect & Cruise ini terdiri dari sepasang motor listrik eCrate Chevrolet Performance, dua baterai 400 volt dan transmisi otomatis SuperMatic 4L75-E. Sepasang motor listrik eCrate tersebut menggantikan mesin asli milik pikap ini dan langsung digandengkan dengan transmisi SuperMatic, untuk menyalurkan torsi menuju as roda belakang.

Sumber tenaga untuk sepasang motor listrik eCrate berasal dari dua sistem power electronic dan dua baterai milik Chevrolet Bolt EV. Semua komponen tersebut diletakkan pada bak belakang, yang masing-masing mampu menghasilkan energi sebesar 60 kWh.

Sumber tenaga untuk sepasang motor listrik eCrate berasal dari dua sistem power electronic dan dua baterai milik Chevrolet Bolt EV.

“General Motors memiliki sejumlah tim yang diperlukan dalam mengembangkan dan menciptakan pikap E-10. Dengan pemikiran yang inovatif dan kemampuan dari semua tim, proyek ini dapat diselesaikan dalam waktu 18 minggu, guna memperlihatkan masa depan dari sistem motor listrik yang diterapkan dalam dunia hot rod,” imbuh Jim Campbell.

[Baca Juga: Perpres Mobil Listrik Resmi Diundangkan, Ini Rincian Isinya]

Dengan tenaga maksimum sekitar 450 hp, Chevrolet E-10 ini mampu berakselerasi dari posisi diam hingga 100 km/jam dalam tempo 5 detik. Untuk membuat aura hot rod semakin kental saat melaju, Chevrolet E-10 menggunakan fitur sound emulator dengan tiga unit speaker untuk mengeluarkan suara khas mesin V8. Terdapat lima mode suara yang dapat dipilih, yakni LS7 Z28 track tuning, LS7 Z28 touring tuning, mesin V8, mesin futuristis, dan tanpa suara (silent mode).

Tampilan khas mobil hot rod namun memiliki teknologi kendaraan listrik modern.

Mobil konsep E-10 semakin memperkuat pengalaman Chevrolet, seperti yang pernah diciptakan melalui eCOPO Concept pada tahun 2018 silam. Dengan menggunakan sistem motor listrik eCrate yang berbasis komponen mobil listrik yang telah diproduksi masal, maka dunia hot rod di masa depan pun akan mulai bergeser, namun tanpa harus kompromi dengan ciri khas aslinya.