Marka Jalan 5

Agar Tak Celaka, Pengendara Wajib Pahami Arti Marka Jalan

Jumat, 8 Februari 2019 14:00 | Galih Pratama

Salah satu penyebab utama kecelakaan adalah kurang disiplinnya pengemudi dalam mematuhi rambu lalu lintas. Buktinya, sudah banyak korban jiwa yang diakibatkan karena ketidaktahuan atau pemahaman akan rambu-rambu lalu lintas.

Namun tak sebatas rambu lalu lintas, ada juga hal lain yang harus dipatuhi pengendara. Marka jalan, misalnya. Garis marka jalan tak sekadar asal dicat. Setiap marka jalan memiliki makna atau arti yang perlu dipahami oleh pengendara.

Bagi Anda yang telah lama mengendarai motor ataupun mobil, apakah sudah memahami arti marka jalan? Jika belum, Otopedia.com coba merangkum arti atau makna marka jalan yang wajib pengendara ketahui serta pahami dari berbagai sumber. Berikut ulasannya.

[Baca Juga: Saling Hormati Pengguna Jalan, Berikut Etika Bunyikan Klakson Mobil]

1 Garis Putih Tanpa Putus

Marka Jalan 6

Seperti dilansir dari nissan.co.id pada Jumat (4/1/2019), garis putih tanpa putus ini umumnya terletak di tengah jalan tikungan atau di tengah jalan jembatan. Garis ini ditujukan kepada pengendara agar tidak mendahului kendaraan lain. Pengendara diwajibkan untuk tetap berada di jalur masing-masing.

2 Garis Putih Putus-Putus

Agar Tak Celaka, Pahami Arti Marka Jalan

Garis putih putus-putus tentunya sudah tak asing lagi bagi pengendara. Biasanya, garis ini terletak di tengah jalan. Garis ini memiliki makna bahwa pengendara boleh berubah jalur atau mendahului kendaraan lain. Hanya saja, pengendara tetap mempertimbangkan kondisi dari arah berlawanan ketika ingin mendahului kendaraan di depannya.

3 Dua Garis Putih atau Kuning Tanpa Putus

Marka Jalan 2

Khusus di Indonesia, marka jalan ini menggunakan warna putih. Makna dari garis ini adalah pengendari boleh melewati atau menyalip pengguna jalan lainnya. Hanya saja, posisi kendaraan yang dikemudikan tak boleh sampai menginjak garis ganda tersebut.

4 Dua Garis Putus-putus dan Tanpa Putus

Marka Jalan 4

Di jalanan perkotaan, jenis garis ini mudah dijumpai. Arti dari garis ini adalah memperbolehkan pengendara yang berada dari garis putus-putus berpindah lajur ke sisi sebelahnya. Sebaliknya, jika pengendara berada di sisi garis tanpa putus, itu artinya pengendara tak boleh berpindah lajur.

[Baca Juga: Musim Hujan Tiba, Pengendara Mobil Wajib Perhatikan Hal ini!]

5 Yellow Box Junction

Marka Jalan 3

Garis ini biasanya ditemukan di persimpangan jalan perkotaan. Tujuan garis ini adalah agar jalur persimpangan tak terkunci ketika kondisi jalan sedang padat. Setiap kendaraan tidak diperbolehkan berada atau berhenti di dalam kotak kuning tersebut.